Home Informasi Setiap saat Tak Memiliki 3 Kartu Bantuan Pemerintah, Keluarga Kurang Mampu di Desa Juhar...

Tak Memiliki 3 Kartu Bantuan Pemerintah, Keluarga Kurang Mampu di Desa Juhar Sergai “Menjerit”

0

Keluarga Defision Simbolon yang tinggal di Desa Juhar, Kecamatan Bandarkhalifah, Kabupaten Sergai sedang berkumpul bersama istri dan kedua anaknya. Dia menceritakan kesusahan kehidupan keluarganya kepada SIB di kediamannya, Rabu (25/10).
Sejumlah keluarga kurang mampu di Desa Juhar, Kecamatan Bandarkhalifah, Sergai “menjerit” dikarenakan program Pemerintah Pusat yang dikeluarkan sejak 2014 lalu seperti Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) tak pernah sampai ke tangan mereka.

Defision Simbolon, salah seorang keluarga kurang mampu yang ditemui SIB di kediamannya, Rabu (25/10) mengatakan, program pemerintah itu tidak pernah tersalur ke tangan keluarganya. Padahal, pemerintah desa setempat sudah sering melakukan pendataan untuk program bantuan. Hanya sebatas pendataan, karena hingga kini program bantuan pemerintah tersebut belum menyentuh keluarga kami bang.

Kepala keluarga yang tinggal di gubuk reyot dan tidak memiliki kamar itu menuturkan, apabila ada anggota keluarga yang sakit, maka dia hanya mampu merawat di rumah karena tidak memiliki KIS dan keterbatasan biaya. Di samping itu, lanjut Simbolon, untuk biaya sekolah kedua anaknya pun dirinya hanya mengandalkan penghasilan dari buruh tani. “Penghasilan saya sebagai buruh tani sekitar Rp. 800.000 per bulan. Jika ada anggota keluarga yang sakit tidak cukup untuk berobat ke dokter maupun rumah sakit. Belum lagi untuk biaya anak sekolah. Kalau saja mengantongi KIS dan KIP, tentu kehidupan keluarga kami sangat terbantu,” ungkapnya sembari menjelaskan bahwa kehidupan ekonomi masyarakat di kampung itu masih banyak lagi seperti yang dialaminya.

Dari kondisi yang ada, dia pun berharap agar Pemerintah Desa Juhar segera merespon keluhan warganya guna mengatasi masalah tersebut. “Saya berharap, pemerintah desa melakukan upaya kerjasama dengan Dinsos Sergai supaya keluhan dan jeritan kami segera direspon dengan baik, sehingga kami merasa tertolong,” harap Simbolon.

Kepala Desa Juhar B Situmorang mengatakan, hal tersebut bukan sepenuhnya urusan pemerintah desa. Pengurus Program Keluarga Harapan (PKH) kemarin telah datang memberikan bantuan. Namun, saya akui masih ada beberapa keluarga kurang mampu yang belum menerima bantuan.

SHARE