Home Informasi Serta Merta Terima Keluhan Netizen Via Medsos, Polisi Datangi Warga Penyandang Disabilitas

Terima Keluhan Netizen Via Medsos, Polisi Datangi Warga Penyandang Disabilitas

0

Polres Wonogiri —  Setelah mendapatkan keluhan netizen di akun Facebook sesaat kemudian melaporkan keluhan itu kepala Kapolsek Jatipurno, dan atas atensi Kapolsek Jatipurno Iptu Edi Hanranto kedua anggota Polsek Jatipurno Kasi Humas Aiptu Mustafa SA dan Anggota Bhabinkamtibmas Bripka Fajar langsung meluncur dan mendatangi rumah penyandang disabilitas, Minggu, (15/10/2017).

Rumah pertama yang  di datangi terletak Dusun Pagutan RT01/RW 13 Desa Kopen Kecamatan Jatipurno. Penyandang disabilitas sejak lahir, putra pasangan almarhum paiman dan sarmi ini sekarang tinggal bersama kakek Wono(80) dan neneknya Sakijem(78) yang sehari harinya hanyalah bekerja sebagai buruh tani ini bernama Taryoko(29) yang biasa di panggil Subur. dalam altifitas  kesehariannya tidak bisa melakukan aktifitas sendiri sehingga selalu didampingi atau membutuhkan bantuan orang lain.

Taryoko sendiri anak nomor empat dari empat bersaudara, setelah bapaknya meninggal dunia, kemudian ibu taryoko (Sarmi)  harus ke Jakarta untuk jualan Jamu gendong, sehingga untuk makan sehari harinya kadang harus hutang tetangga.

Kasdi Selaku ketua RT setempat  yang mendampingi Petugas Polsek Jatipurno menuturkan pihaknya sangat prihatin apa yang telah menimpa warga kami, namun kami sangat mendukung apa yang di programkan Polsek Jatipurno tersebut.

“Bentuk dukungan dari kami selaku perangkat desa juga telah kami usulkan bantuan di tingkat kelurahan untuk menyiapkan baksos buat warga kami” tutur Kasdi.

Serasa cukup mencari data di lokasi yang pertama, kemudian kedua petugas Polsek Jatipurno  pindah lokasi  di Dusun Komboro 01/08 Desa Jeporo. Rumah di atas tanah Magersari yang di huni keluarga pasangan Sadimin ( 86) dan Saminah (65) beserta kedua anaknya yang menyandang disabiltas yaitu Nardi (45) dan Sri Lestari (39).

Saminah bercerita kedua anaknya tersebut sebenarnya di lahirkan normal, namun pada tahun 1985 anak kami yang bernama Nardi  dan pada tahun 1999 anak kami yang bernama Sri lestari mengalami sakit panas yang tinggi di sertai deman  dan ngilu di persendian yang akhirnya mengalami kelumpuan seperti sekarang ini.

“Lengkap sudah pak penderitaan saya, suami saya pada tahun 1997 saat ke ladang untuk menanam singkong juga mengalami kecelakaan yaitu terpeleset akhirnya jatuh dan mengalami keretakan di tulang belakang dari akibat tersebut  mengakibatkan kurang normal saat berjalan. Bahkan berjalannya pun harus pakai kayu penyangga yang terbuat dari bahan yang sederhana,”cerita Saminah.

Saminah menambahkan semenjak rentetan musibah di keluarga kami, akhirnya saya sebagi tulang punggung keluarga, untuk makan sehari hari saya harus mengambili daun kering cengkeh milik tetangga kemudian kami jual dan laku Rp 15.000, ini pun lima hari sekali.

“Memang kami punya tegalan yang bisa di tanami singkong setelah 1 tahun baru panen, dari hasil panen mendapatkan 10 sak lalui kami selepkan untuk di buat tepung sebagai bahan baku nasi tiwul, lumayan pak bisa menganjal perut selama 4 bulan” tambah saminah.

Kapolres Wonogiri AKBP Muhammad Tora SH, SIK melalui Kapolsek Jatipurno Iptu Edi Hanranto, mengatakan pihaknya memerintahkan kedua anggota untuk mengadakan pengecekan langsung, dengan tujuan keperluan apa yang akan digunakan baksos nanti sehingga tidak salah sasaran kebutuhan. Senin, (16/10/2017).

“Insya Allah pada bulan ini tepatnya minggu ke 4 jajaran Polsek Jatipurno bersama Komunitas ICW, anak anak DKR Jatipurno dan Paguyuban Penyuluh akan mengadakan baksos di kedua tempat tersebut,” ujarnya.

“Setelah kami mengadakan pertemuan dengan pelaku baksos yang lain, dari hasil pertemuan kami sepakat untuk di desa Kopen baksos kami nantinya adalah Sembako dan pembangunan lantai rumah serta pengantian dinding kamar yang semulai berbahan anyaman bambu akan di ganti dengan Calsibot. Kemudian untuk yang di desa Jeporo kami akan memberikan bantuan modal membuka usaha kios  yang berwujud barang sehingga pada saatnya bisa berjalan dan berkembang di kemudian hari,” tegasnya.

(Humas Polres Wonogiri Polda Jateng)

(Polsek Jatipurno)

SHARE