Home Informasi Setiap saat Terkait OTT Bupati, Puluhan Pejabat Batubara Diperiksa KPK

Terkait OTT Bupati, Puluhan Pejabat Batubara Diperiksa KPK

0

Pasca operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Batubara (non aktif) OK Arya Zulkarnain oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sudah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menerima gratifikasi terkait fee sejumlah proyek infrastruktur APBD tahun 2017 pada September lalu, kini beredar kabar puluhan pejabat di daerah itu mulai diperiksa KPK.

Di Batubara menyebutkan beberapa pejabat yang dipanggil KPK untuk menjalani pemeriksaan di antaranya Plt Kadis PUPR M.Yunus serta beberapa pejabat Unit Layanan Pengadaan (ULP) setempat turut dipanggil terkait proyek pembangunan jembatan Sei Magung senilai Rp 12 miliar serta jembatan Sentang Kecamatan Tanjung Tiram senilai Rp 32 miliar yang menyebabkan Bupati independen pertama di Indonesia itu ditahan KPK.

Sebagaimana diketahui, Yunus sendiri baru diangkat sebagai Plt Kadis PUPR Batubara terhitung sejak Jum’at (6/10) lalu, Kepala BKD Saut Siahaan membenarkan bahwa SK pengangkatan Yunus dikeluarkan hari Jumat siang.

Plt Bupati Batubara RM Hary Nugroho, Selasa (10/10), membenarkan bahwa pihak KPK sudah berkordinasi dengan dirinya bahwa sejak
Senin-Jumat (9-13/10) puluhan pejabat Pemkab Batubara akan menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK di Mako Brimob Podasu, di Medan.

Hanya saja saat ditanya siapa saja puluhan oknum pejabat yang akan menjalani pemeriksaan itu Plt Bupati menjawab belum mendapat pemberitahuan resmi.

Yang pasti hari ini Selasa (10/10) ada sepuluh orang pejabat yang dipanggil KPK untuk menjalani pemeriksaan, katanya tanpa merinci identitas pejabat tersebut.

Hary Nugroho juga menyampaikan perihal penunjukan Yunus sebagai Plt Kadis PU setempat dilakukan semata untuk mengisi kekosongan di dinas itu agar semua program dinas tersebut tetap berjalan.

Ia juga mengungkapkan bahwa sejak awal sudah menduga bahwa Yunus-yang merupakan pejabat pembuat komitmen pembangunan Jembatan Sei Magung dan Jembatan Sentang – akan turut diperiksa KPK.

Namun dia mengaku kesulitan mencari sosok pejabat untuk menduduki jabatan kadis PU meskipun hanya sebagai pelaksana tugas, sebab untuk mengangkat pejabat defenitif masih terganjal di jabatannya sendiri yang masih sebagai pelaksana tugas Bupati.

Plt Kadis PU itu hanya bersifat sementara sampai saya mendapat pejabat yang definitif yang memiliki level S1 tehnik sipil. Nanti sesudah saya diangkat menjadi bupati definitif pula sesuai ketentuan peraturan perundangan yang berlaku.

Sebagaimana diketahui, Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain ditangkap KPK pada 13 September lalu dan ditetapkan sebagai tersangka. Adapun 4 orang lainnya yang turut ditahan adalah Sujendi Tarsono Alias Ayen merupakan pemilik showrom mobil di Kota Medan, Kepala Dinas PUPR Helman beserta dua kontraktor yakni Maringan Situmorang dan Saiful Azhar.

SHARE