Home Informasi Setiap saat Terkait Penangkapan 3 Pegawai Diskotik DA, Polda Sumsel Sita CCTV Dan CPU

Terkait Penangkapan 3 Pegawai Diskotik DA, Polda Sumsel Sita CCTV Dan CPU

0
Terkait Penangkapan 3 Pegawai Diskotik DA, Polda Sumsel Sita CCTV Dan CPU

Polda Sumsel – Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, AKBP Amazona Pelamonia, pada Rabu (27-9-2017) menegaskan, pihaknya telah menyita CCTV dan CPU komputer yang berada di Diskotik DA.

 

Penyitaan dilakukan untuk kepentingan penyidikan tiga pegawai diskotik tersebut, yang sebelumnya telah tertangkap oleh pihaknya dengan barang bukti ratusan butir ekstasi.

 

Diungkapkan Amazona, adapun tiga pegawai Diskotik DA yang ditangkap tersebut yakni; MA Alias DA (41), warga perumahan Griya Talang Kelapa Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang. Kemudian tersangka MU Alias JI (28), warga Desa Gunung Wani Kabupaten OKU Selatan dan tersangka AP (24), warga Desa Gedung Nyawa Kabupaten OKU Selatan.

 

Jadi kita telah menyita CCTV dan CPU komputer guna kepentingan penyidikan ketiga pegawai Diskotik DA yang telah kita tangkap tersebut. CCTV dan CPU komputer yang disita akan kita periksa di Polda Sumsel untuk pendalaman penyidikan kasus ini, ujarnya.

 

Masih dikatakan Amazona, penyitaan dilakukan juga terkait penemuan barang bukti yang diamankan dari ketiga tersangka. Dimana awalnya polisi mendapati barang bukti 85 butir ekstasi kemudian setelah dilakukan pengembangan, polisi kembali medapati barang bukti 381 butir ekstasi yang disimpan para tersangka di salah satu ruangan karoke di diskotik tersebut.

 

Kita menduga ada gerak-gerik ketiga tersangka yang terekam di CCTV tersebut. Sedangkan untuk CPU komputer yang disita kita periksa untuk mengetahui apakah ada dokumen terkait dugaan kasus ini, terangnya.

 

Lebih jauh dikatakannya, bahkan saat ini polisi sudah memasang garis police line di diskotik tersebut. Hal ini dilakukan juga untuk kepentingan penyelidikan. Adapun yang dipasang garis police line yakni, salah satu ruangan karoeke yang ada di Diskotik DA tersebut, kemudian hal diskotik serta ada juga ruangan kantor.

 

Untuk batas waktu sampai kapan police line tersebut kita buka, itu tergantung proses penyidikan yang kini sedang kita lakukan.

 

Sebab, pemasangan police line bertujuan untuk melindungi barang bukti yang didiuga masih ada di sana. Apabila dalam proses penyelidikan kita menilai barang buktinya sudah cukup, barulah kita bisa melepas garis police line tersebut, jelasnya.

SHARE