Home Informasi Setiap saat Tersangka Curanmor Tewas di hajar Massa

Tersangka Curanmor Tewas di hajar Massa

0

humas.polri.go.id- Tersangka maling kereta tewas di RSUD Sultan Sulaiman setelah babak belur diamuk massa di Dusun II, Desa Pematang Kuala, Kecamatan Teluk Mengkudu. Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (29/10/2017) sekitar pukul 09.10 WIB.

Informasi yang dihimpun, sebelumnya tersangka nekat masuk ke rumah Aswandi alias Andi (35) sekitar pukul 00.10 WIB. Tersangka yang belakangan diketahui identitasnya bernama Irwansyah Saragih alias Kurik (35) warga Jalan Ir H Juanda, Simpang Dolok, Lingkungan I, Kelurahan Tanjung Marulak, Kota tebing Tinggi, masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel dengan alat yang dibawanya.

Setelah itu, pelaku yang berambut pirang itu menuntun kereta dan membawa kereta Supra Fit plat BK 5211 NW milik korban. Sialnya, isteri korban terbangun dan memberi tahu kepada suaminya.

Andi pun mengecek kereta yang diparikirkannya di belakang rumah ternyata sudah tidak ada. Kemudian dia melihat keluar keretanya sedang dituntun pelaku.

Korban pun mengejar keluar, begitu dekat korban ditusuk dibagian perut dengan menggunakan obeng pencongkel ban kereta.

“Aku ditusuknya dengan besi pembuka ban,” bilang Andi kepada Tribratanewsressergai.com saat di periksa Polsek Teluk Mengkudu.

Melihat situasi yang gawat, korban pun berteriak maling sehingga membangunkan seisi kampung yang tadinya sunyi sepi. Warga pun berhamburan keluar rumah mencari asal suara, dan melihat korban beursaha kabur.

Akhirnya tersangka yang memiliki tiga anak dari dua isteri itu pun babak belur diamuk warga yang kesal karena seringnya aksi pencurian di kampung tersebut.

Setelah tak berdaya, warga pun menghubungi petugas Polsek Teluk Mengkudu. Lalu bersama perangkat desa dan masyarakat serta petugas polsek tersangka yang telah enam kali keluar masuk penjara dalam berbagai kasus tersebut di boyong ke Instalasi Gawat darurat (IGD) RSU Sultan Sulaiman.

Sebelum digiling warga, tersangka sempat mengaku beraksi bersama teman wanitanya. Setelah dicari warga akhirnya temannya ditemukan sedang berupaya kabur dengan mengendarai kereta metik.

Rekan pelaku, Rahmadana Rangkuti alais Dana (35) warga Desa Pematang Kuala, turut digelandang ke Polsek Teluk Mengkudu.

“Kami sedang lewat mau ke rumah kakak ku, tapi dia maksa masuk ke rumah korban kubiarkan saja,” bilang janda tiga anak tersebut dengan cuek kepada Tribratanewsressergai.com di Mapolsek Teluk Mengkudu.

Namun informasi yang diperoleh , peran Dana sebagai tukang pantau situasi disekitar lokasi. Mengingat lokasi rumah korban berdekatan dengan rumah Dana yang pernah ditempatinya bersama suami pertamanya.

“Teman wanitanya mau kabur, namun berhasil ditangkap warga dan diserahkan kepada polisi,” kata korban.

Setelah tersangka diboyong ke RSU Sultan Sulaiman akhirnya tewas beberapa jam kemudian. “Ya tadi masuk sekitar pukul 04.00 WIB, dantar polisi dan masyarakat kemudian sekitar pukul 09.10 WIB akhirnya tewas,” kata petugas RSU Sultan Sulaiman .

Kapolres Sergai AKBP Eko Suprihanto SH,SiK,MH melalui Kapolsek Teluk Mengkudu AKP L Marpaung membenarkan peristiwa pencurian dan kekerasan yang dilakukan tersangka.

“Kita temukan barang bukti dari tersangka berupa, 1unit kereta Supra Fit plat BK 5211 NW, 2 besi alat pencongkel atau pembuka ban kereta, 1 buah tang kakak tua, 1 flashdish, serta 1 tas sandang,” terang Marpaung.(ad)

SHARE