Beranda Informasi Berkala Akibat Ketagihan Bobol Rumah, Tersangka Ini Kembali Mengulangi Aksinya Hingga Harus Dihadiahi...

Akibat Ketagihan Bobol Rumah, Tersangka Ini Kembali Mengulangi Aksinya Hingga Harus Dihadiahi Timah Panas Petugas

0
Akibat Ketagihan Bobol Rumah, Tersangka Ini Kembali Mengulangi Aksinya Hingga Harus Dihadiahi Timah Panas Petugas

Polda Sumsel – Masuk penjara ternyata tidak membuat residivis bobol rumah ini untuk bertobat, tersangka inisial AM Alias AM (33). Ia kembali melakukan pencurian di Jalan Pangeran Antasari Lorong Terusan Kelurahan 14 Ilir Kecamatan Ilir Timur I Palembang, Sumatera Selatan.

 

Aksi yang dilakukannya ini, membuatnya harus merasakan masuk penjara setelah ditangkap oleh Unit Reskrim Polsek Ilir Timur I Palembang.

 

Tersangka harus dilumpuhkan menggunakan timah panas karena berupaya melawan saat dikepung aparat yang hendak menangkapnya. Tersangka sudah dua kali keluar masuk Rumah Tahanan Pakjo Palembang.

 

Pertama pada tahun 2013 dan yang kedua pada tahun 2015. Keduanya dikarenakan perkara yang sama yakni pembobolan rumah. Saya butuh uang untuk bayar kontrakan.

 

Uang saya kerja buruh harian tidak cukup, makanya tidak ada pilihan lain, kata tersangka, pada Sabtu (28-10-2017). Tersangka melakukan pembobolan pada Kamis (28-9-2017) lalu, sekira pukul 01.00 wib, dini hari.

 

Sebelum beraksi, warga Jalan Pasar Kentut Kecamatan IT I Palembang, terlebih dahulu mencari sasaran. Setelah mencari, akhirnya dirinya memutuskan untuk membobol rumah korban inisial AZ.

 

Saat kejadian korban sedang tidur sehingga tidak menyadari aksi tersangka. Tersangka masuk dari belakang rumah dengan cara mencongkel pagar seng serta pintu dapur rumah korban menggunakan obeng.

 

Saya ambil uang sebesar Rp. 200 ribu di dalam celana korban yang tergantung di ruang tengah, terus naik ke lantai dua mengambil laptop dan ponsel yang lagi di cas, ujarnya.

 

Kemudian dirinya pun mengendap keluar rumah tanpa diketahui korban. Korban baru sadar menjadi korban pencurian setelah bangun tidur.

 

Korban pun melapor ke polisi. Kapolsek Ilir Timur I Palembang, Kompol Edi Rahmat berujar, setelah korban melapor, kemudian pihaknya segera menyelidiki kasus tersebut. Pihaknya mengetahui jejak tersangka setelah menemukan hasil curian yang telah dijualnya tersebut.

 

Dalam waktu sebulan, tersangka pun ditangkap. Kami mengamankan barang bukti berupa satu unit laptop berwarna hitam, satu buah dompet, uang tunai sebesar Rp. 200.000, satu buah topi, serta satu buah pengisi daya portabel, ujarnya.

 

Tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP dengan hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

BAGIKAN