Home POLDA SUMATERA SELATAN Anggota Komisi V DPRD Sumsel, Dirinya Sangat Kecewa Terhadap Keputusan Perusahaan Yang...

Anggota Komisi V DPRD Sumsel, Dirinya Sangat Kecewa Terhadap Keputusan Perusahaan Yang Seringkali Melakukan PHK Massal

0
Anggota Komisi V DPRD Sumsel, Dirinya Sangat Kecewa Terhadap Keputusan Perusahaan Yang Seringkali Melakukan PHK Massal

Polda Sumsel – Masih banyaknya kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal yang dilakukan secara sepihak, dari perusahaan mendapat perhatian dari Anggota Komisi V DPRD Sumatera Selatan, Mardiansyah. Dirinya sangat kecewa terhadap keputusan perusahaan yang seringkali melakukan PHK massal, dengan alasan efisiensi anggaran perusahaan.

 

Bahkan, baru-baru ini dirinya mendapat laporan dari warga Musi Banyuasin (Muba) yang mengadukan atas kasus PHK, yang dilakukan salah satu perusahaan migas besar di Sumatera Selatan, yang beroperasi di Kabupaten Musi Banyuasin.

 

Beberapa hari ini saya dapat pengaduan masyarakat bahwa ada PHK massal yang dilakukan oleh Conoco Philip terhadap ratusan tenaga kerja yang merupakan SDM lokal sekitaran proyek, kata Mardiansyah yang juga anggota DPRD Sumsel Dapil Muba, pada Senin (30-10-2017).

 

Menurutnya, perusahaan seharusnya bisa memikirkan dampak terhadap hajat hidup masyarakat di sekitaran proyek sebelum melakukan PHK, apalagi kalau alasan cuma untuk efisiensi. Mereka yang diberhentikan ini kan informasinya bekerja sebagai tenaga kasar dan memang kebanyakan pekerja itu bermukim di sekitaran proyek tersebut.

 

Harusnya perusahaan bisa mencarikan solusi terbaik untuk masyarakat lokal agar tetap punya penghasilan, imbuhnya. Oleh karena itu, dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil perusahaan yang bersangkutan termasuk juga sub kontraktor yang memperkerjakan para pekerja yang baru mengalami PHK.

 

Informasinya lebih dari 100 orang yang kena PHK. Makanya nanti Komisi V yang kebetulan membidangi kesejahteraan rakyat akan segera memanggil manajemen perusahaan serta Disnakertrans Sumsel sebagai dinas terkait untuk membicarakan masalah ini. Mudah-mudahan ada solusi terbaik tanpa harus dilakukan PHK, pungkasnya.

SHARE