Home Informasi Serta Merta Audiensi Ormas FUIS di Kejaksaan Sragen Tentang Pembatalan Sidang, Lancar Diamankan Polisi

Audiensi Ormas FUIS di Kejaksaan Sragen Tentang Pembatalan Sidang, Lancar Diamankan Polisi

0

Polres Sragen –Polsek Sragen kota Polres Sragen Polda Jawa Tengah, berikan pengamanan, saat audiensi  permasalahan penundaan pembacaan tuntutan dalam sidang kasus Penistaan agama dengan terdakwa Sutoto, di kantor Kejaksaan Negeri Sragen, Kamis (02/11/2017).

Audiensi diikuti oleh sejumlah 20 orang dari ormas FUIS ( Forum umat islam Sragen) diketuai oleh Ustad Mala Kunaefi. Audiensi  di langsungkan di ruang rapat kantor Kejaksaan, dihadiri Kepala Kejakasaan Negeri Sragen Muhammad Sumartono S.H., M.H., Kasipidum Kejari Sragen Danan Jaya widiharsono, S.H., M.H, Kasiintel Kajari Sragen Widya Hari Sutanto, S.H., Kasi Datun dan JPU (jaksa pentut umum) yang menyidangkan.

 

Seperti dikatakan ustad Mala dalam penyampaianya, mengatakan, “ Menyangkut sidang kemarin yang mana agenda pembacaan tuntutan dari JPU pada saat di tanya hakim belum siap membacakan, jangan dengan di tundanya Sidang kemarin terjadi pemikiran-pemikiran yang tidak baik dari saudara-saudara kita umat Islam bertanya-tanya dalam hati ada apa, sehingga nantinya akan menjadi polemik. oleh karena itu kami bersama FUIS buru-buru datang kesini, ingin mengklarifikasi terkait di tundanya sidang kemarin, kenapa JPU belum bisa membacakan tuntutannya, “

 

Pernyataan ustad Mala ini, kemudian di tanggapi oleh Kepala Kejaksaan Negeri Sragen , melalui jaksa penuntut umumnya Sri murni yang menerangkan bahwa ,” pihak JPU tidak ada niatan untuk mengulur waktu pembacaan tuntutan, saya akan menjelaskan, kami belum siap karena dalam penyusunan tuntutan kami kepada hakim, sehingga kami akan memastikan kembali dan meneliti Unsur-unsur dengan cermat, sehingga kami bisa meyakinkan hakim.  Sebenarnya untuk menyampaikan tuntutan waktu seminggu itu memang terlalu cepat, karena proses persiapan tuntutan paling tidak waktu sekitar 2 minggu.

 

FUIS berharap agar tuntutan terhadap Sutoto,  di buat semaksimal mungkin untuk menimbulkan efek jera agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali. hal inipun di dengarkan oleh Kajari Muhammad Sumartono dalam tanggapannya terhadap ormas FUIS.

 

(Humas Polres Sragen)

 

SHARE