Home Informasi Setiap saat Coba Lukai Petugas, Tersangka Spesialis Curanmor Terkapar Ditembak Polisi

Coba Lukai Petugas, Tersangka Spesialis Curanmor Terkapar Ditembak Polisi

0

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Pardamean Hutahaean didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba menunjukkan sejumlah barang-bukti yang disita dari tangan tersangka spesialis curanmor berinisial BT yang ditembak petugas karena melakukan perlawanan dan mencoba kabur, Senin (6/11).

Polsek Percut Sei Tuan tembak kaki kiri tersangka spesialis curanmor berinisial BT (29) warga Jalan William Iskandar Gang Bersama Kelurahan Sidorejo, Medan Tembung, yang sudah 6 bulan diburu petugas, Senin (6/11) dini hari.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Pardamean Hutahaean didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Antonio Purba dalam keterangan persnya di Mapolsek, Senin sore menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari laporan korban Evori Natanael (21) warga Jalan Abdul Hakim Gang Susuk VI, Medan Baru, yang tertuang di Nomor: LP/1000/K/V/Tanggal 4 Mei 2017.

Dalam laporan korban, pada Rabu 3 Mei sekira pukul 19.00 WIB, korban menuju kos-kosan temannya di Jalan William Iskandar Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan, dengan mengendarai sepedamotor. Setibanya di lokasi tujuan, korban memarkirkan sepedamotonya dengan posisi stang terkunci, lalu ia masuk ke dalam kos-kosan.

Empat jam bercerita dengan temannya sambung Kapolsek, korban pamitan dan berniat pulang ke rumahnya. Namun korban justru tak melihat lagi sepedamotonya di parkiran, sehingga ia melaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan. Petugas yang menerima laporan tersebut melakukan cek TKP dan memintai keterangan saksi-saksi.

Dari hasil penyelidikan, personil Reskrim kita mengungkap identitas seorang tersangka pencuri berinisial BT. Dan sejak itu tersangka ditetapkan sebagai DPO.

Senin dini hari petugas mendapat informasi bahwa BT berada di kawasan Jalan Sering, Medan Tembung. Selanjutnya petugas menuju lokasi guna melakukan penyelidikan serta pengintaian. Saat itu petugas mendapati tersangka sedang berjalan kaki, dan saat itu juga BT diamankan.

BT mengakui pencurian yang dilakukannya bersama dengan dua rekannya R serta K (DPO), dimana para tersangka terlebih dahulu merusak kunci kontak sepedamotor korban dengan kunci letter T. BT mengaku jika sepedamotor tersebut dijual K ke kawasan Jalan Krakatau, dan tersangka mendapat uang Rp 400 ribu hasil penjualan tersebut.

Selanjutnya melakukan pengembangan dengan membawa BT ke rumah 2 tersangka lainnya. Saat di perjalanan, tersangka berupaya melakukan perlawanan dan nyaris melukai petugas, serta mencoba melarikan diri. Petugas memberikan tembakan peringatan ke udara, tetapi BT tak mengindahkannya, sehingga petugas menembak kaki kiri tersangka hingga tersungkur ke jalan. Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna mendapat perawatan medis, setelah itu diboyong ke Mako guna menjalani pemeriksaan.

Tersangka saat diinterogasi mengaku sudah 4 kali menjalankan aksinya, di antaranya 2 kali mencuri sepedamotor Honda CBR dan Yamaha Mio Sporty di Jalan Sering, mencuri sepedamotor Yamaha Vixion di Jalan Sukaria dan di Jalan William Iskandar.

SHARE