Home Informasi Serta Merta Kapolres Sragen Jerat Pengunggah Ujaran Kebencian Via Facebook Dengan UU ITE

Kapolres Sragen Jerat Pengunggah Ujaran Kebencian Via Facebook Dengan UU ITE

0

Polres Sragen –Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Sragen, tetapkan Abu Sofyan sebagai tersangka dalam perkara pencemaran nama baik lewat akun face book yang diunggahnya di melalui grub KWS ( Kumpulan Wong Sragen) 3 hari lalu.

Rabu (08/11/2017), Abu Sofyan di tetapkan sebagai tersangka, atas laporan Kristanto (34) warga dukuh Sembungan Taraman kecamatan Sidoharjo Sragen, yang juga Sekretaris GP Ansor Sragen. Konten Abu Sofyan dinyatakan dalam laporannya telah merugikan dan mencemarkan nama salah satu kader dari unsur GP Ansor dan Banser Pagar Nusa Hardi, dengan kata kata yang kurang pantas didinding facebooknya di sertai foto foto KH Said Aqil Sirof ( Ketua PBNU) dan Yaqut Cholil Qoumas selaku Ketua Pimpinan GP Ansor.

 

Selain postingan tersebut, Abu Sofyan juga mengakui kepada penyidik Sat Reskrim telah berkomentar yang menyinggung GP Ansor Sragen. Meski konten tersebut telah di hapus oleh Abu Sofyan, namun postingan yang diunggah tersangka pada pukul 13.00 Wib ini sempat di screensoot oleh Kristanto (pelapor) hingga kabar tentang postingan itu, terdengar ke telinga Ketua Syuriah PCNU Sragen KH Ahmad Riyad Musoffa, dan melalui grub WA, KH Ahmad Riyad Musoffa, mulai menginstruksikan kepada para santri untuk melacak pemilik akun hingga berakhir menyeret Abu Sofyan ke ranah hukum Sat Reskrim Polres Sragen.

 

Saat ini, abu Sofyan tengah menjalani pemeriksaan Sat Reskrim atas perkara pencemaran nama baik di link media sosial (hoax) yang sengaja ditebarkannya. Iapun kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya yang mengunggah ujaran kebencian tersebut di akun facebooknya , dengan jeratan undang undang ITE dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara, hal ini seperti dikatakan Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman pada waktu lalu, kepada sejumlah awak media Sragen.

(Humas Polres Sragen)

 

 

 

SHARE