Home Informasi Berkala Orang Tua Korban Menerima Surat Dari Kadet OKU, Bahwa Anaknya Akan Menikah...

Orang Tua Korban Menerima Surat Dari Kadet OKU, Bahwa Anaknya Akan Menikah Dengan Pelaku, Jika Tidak Menikah Pelaku Mengancam Akan Membunuh

0
Orang Tua Korban Menerima Surat Dari Kadet OKU

Polda Sumsel – Tak terima anaknya SS (17), sudah dilarikan orang, membuat RH (42), warga Jalan Tanjung Barangan Kelurahan Bukit Baru Kecamatan IB I Palembang, Sumatera Selatan, melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, pada Senin (30-10-2017) sekira pukul 09.00 wib.

 

Kepada petugas, RH menuturkan, kejadian tersebut terjadi pada Jumat (27-10-2017), sekira pukul 12.30 wib, SMA di Kawasan Kecamatan IB I Palembang.

 

Dimana usai pulang sekolah anaknya dijemput oleh pelaku IW (20), tinggal kawasan Kecamatan SU I Palembang. Tak kunjung tiba di rumah, orang tua korban pun menjadi was-was dengan keberadaan anaknya.

 

Saat itu orang tua korban pun mencoba menelepon korban. Telpon orang tua korban pun diangkat oleh korban, dan dijawab kalau dia sedang berada di rumah temannya.

 

Tanpa ada kecemasan, saat itu pun orang tua korban percaya. Namun setelah ditunggu-tunggu hingga sore, korban pun tak kunjung pulang ke rumah. Setelah ditelpon kembali handphone anaknya sudah tak aktif lagi.

 

Awal saya percaya pak, anak saya main di rumah temannya. Namun, setelah itu tak pulang-pulang saya selusuri, rupanya anak saya ini sudah dilarikan seorang pria (teman dekat), ungkapnya. Lanjut orang tua korban, dirinya sempat mendatangi rumah pelaku.

 

Namun tidak ada Itikad baik dari keluarga pelaku. Malah pada Sabtu (29-10-2017), dirinya pun menerima surat dari Kadet OKU, bahwa anaknya akan menikah dengan pelaku. Anak saya ini diancam menikah pak, jika tidak menikah pelaku mengancam akan membunuh keluarga kami, kata orang tua korban, oleh itulah ia melaporkan kejadian ini.

 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, mengatakan laporan korban sudah diterima pihaknya, dan akan segera ditindaklanjuti oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang.

SHARE