Home Informasi Setiap saat Perampok Toko Ponsel Diamuk Massa

Perampok Toko Ponsel Diamuk Massa

0

Tersangka perampok  toko Gina Ponsel, DS  diamankan polisi di Ruang Penyidik Unit Reskrim Polsek Binjai Utara, Jumat (10/11).

Seorang pria diamuk massa  di Jalan Binjai-Stabat, Desa Tandam Hulu II, Keca­matan Hamparan Perak, Ka­­bu­paten Deliserdang, usai  diamankan  warga akibat me­­rampok toko ponsel di Pasar III Tugu Rambutan, Ke­lura­han Jati Utomo, Kecamatan Binjai Utara, Jumat (10/11) petang.

Beruntung pelaku selamat, setelah di­amankan polisi dari kerumunan war­ga dan dibawa ke Markas Ke­polisian Sektor (Mapolsek) Binjai Utara, guna menjalani proses peme­rik­saan.

Kapolres Binjai, AKBP Moamad Ren­dra Salipu, melalui Kasubbag Humas, AKP Leng­kap Tarigan, Minggu (12/11)  mengatakan, pelaku peram­pokan itu, DS alias Dedi (35), warga Gang Ranting, Ling­kungan X, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.

Dia diamankan berikut barang bukti uang tunai Rp259.000, lima telepon geng­gam, alat pengisi daya (po­wer bank), korek api berbentuk pistol, dan sepeda motor Honda Vario BK 6484 AGN.

Saat ini, tersangka DS masih dita­han di RTP (Ruang Tahanan Polisi) Pol­sek Binjai Utara. Sebaliknya, po­lisi pun masih menyelidiki, apakah  pernah melaku­kan aksi keja­hatan serupa di tempat lain.

Menurutnya, aksi amuk massa itu bermula ketika pelaku menda­ta­ngi Toko Gina Ponsel, di Jalan Teng­ku Amir Hamzah, Pasar III Tugu Ra­m­butan, dengan mengendarai Hon­da Vario BK 6484 AGN.

Setiba di tempat itu, DS disambut ha­ngat penjaga toko, Erlinawati (29) warga Jalan Tengku Amir Hamzah, Ling­­kungan V, Kelurahan Jati Uto­mo, Kecamatan Binjai Utara, karena meng­anggap   hendak membeli pulsa.

Namum beberapa saat be­rada di tempat itu, pelaku jus­tru menge­luar­kan korek api berbentuk pistol dan DS me­ngancam penjaga toko dengan me­ngaku sebagai seorang polisi, lalu memaksa wania itu menyerahkan uang dan beberapa telepon genggam yang terpajang di etalase.

Awalnya penjaga toko  panik dan ketakutan, setelah ditodong korek api yang diki­ranya pistol. Aki­bat­nya, kor­ban menyerahkan uang dan telepon genggam yang dimin­ta pelaku.

Setelah pela­ku menda­patkan hasil rampokannya dan hendak melarikan diri menuju Jalan Binjai-Stabat, Desa Tandam Hulu II, Kecamatan Hampa­ran Perak, Kabupaten Deliserdang, pen­jaga toko justru melawan, sembari me­nendang pelaku dan me­re­but kunci kontak sepeda motornya.

Menyadari upaya pela­riannya diha­lang-halangi kor­ban, pelaku ber­balik panik. Spontan saja dia men­ce­kik dan mendorong wanita itu, hingga ter­jadi aksi pergumulan antara ke­dua­nya.

Beruntung keributan itu didengar war­ga sekitar dan menolong korban serta me­nangkap pelaku, lalu menja­di­kan DS sebagai sasaran pe­lamp­ia­san kemarahan me­reka.

Tidak lama setelah aksi amuk mas­sa itu terjadi, ang­gota Opsnal Unit Reskrim Pol­sek Binjai yang se­dang me­laksanakan patroli rutin  me­­lintasi kawasan itu dan mereka pun meng­a­mankan pelaku.

Karena lokasi perampokan  terjadi di wilayah hukum Polsek Binjai Uta­ra, tersangka DS berikut seluruh ba­rang bukti diserahkan ke Polsek Bin­jai Utara.

Atas keterlibatannya da­lam ka­sus itu, DS dipersang­kakan melang­gar Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hu­­kum Pidana (KUHP), tentang pen­curian dengan kekerasan, dengan an­caman hukuman maksimal selama sem­bilan tahun penjara.

 

SHARE