Home Informasi Berkala Peringatan Buat Para Istri Jangan Ngomel Saat Suami Yang Baru Sampai Di...

Peringatan Buat Para Istri Jangan Ngomel Saat Suami Yang Baru Sampai Di Rumah Karena Kesal, Membuat Tersangka Gelap Mata

0
Peringatan Buat Para Istri Jangan Ngomel Saat Suami Yang Baru Sampai Di Rumah Karena Kesal, Membuat Tersangka Gelap Mata

Polda Sumsel – Gara-gara tersinggung dengan ucapan seorang istri, membuat tersangka inisial NA (65), warga Desa Babat, Kecamatan Penukal Kabupaten Pali, Sumatera Selatan, nekad melakukan penusukan kepada korban inisial KE (53), istri ke tiganya.

 

Atas kejadian itu, korban mengalami dua luka tusukan di bagian tangan sebelah kanan dan tersangka menyerahkan diri ke Petugas Polsek Penukal Abab Polres Muaraenim.

 

Pengakuan tersangka bahwa kejadian berdarah yang nyaris merenggut nyawa sang istri ketiganya itu berawal dirinya baru pulang kerja dari kebunnya. Baru saja sampai di rumah, sang istri mendesak tersangka untuk segera membuat acara pernikahan anaknya yang sudah lama melangsungkan lamaran. Saat itu aku khilaf, ketika istri aku mendesak agar segera menikah anaknya, aku tersinggung karena saat menyampaikannya itu, aku masih capek pulang kerja dan juga istri aku tidak tahu akan keadaan ekonomi keluarga saat ini.

 

Karena kesal, membuat aku gelap mata dan melihat pisau di dapur lalu aku tusukan ke arah istri yang masih mengomel, kata tersangka, pada Rabu (1-11-2017). Diceritakan tersangka, setelah melihat darah keluar dari luka istri, dia sadar dan langsung minta diantar tetangga untuk mengantar ke Mapolsek Penukal Abab.

 

Aku menyesal dan aku minta maaf kepada istri aku, karena aku khilaf, katanya. Sementara itu, Kapolres Muara Enim, AKBP Leo Andi Gunawan SIK MPP melalui Kapolsek Penukal Abab, AKP Denni NS bahwa saat ini tersangka diamankan.

 

Tersangka mengakui bahwa kejadian berdarah tersebut terjadi pada Minggu (22-10-2017) lalu.

 

Kasus ini kita tangani, dan pelakunya diamankan. Kita kenakan Pasal 351 ayat 2 dengan ancaman 6 tahun penjara,dan bukan merupakan kasus KDRT.

 

Sebab antara korban dan pelaku tidak memiliki surat nikah, meski pun dari pengakuan pelaku, korban merupakan istri ketiganya. Untuk motifnya,murni emosi spontan apalagi anaknya mau nikah karena keuangan keluarga pelaku belum mampu menikahi anaknya, jelas AKP Denni.

SHARE