Home Informasi Berkala Polda Sumsel Lakukan OTT Pejabat Muratara di Rumah Makan

Polda Sumsel Lakukan OTT Pejabat Muratara di Rumah Makan

0
Polda Sumsel Lakukan OTT Pejabat Muratara di Rumah Makan

Polda Sumsel – Beredar isu adanya pejabat Kabupaten Muratara, Sumatera Selatan, yang kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Rumah Makan (RM) Pagi Sore Lubuklinggau. Namun, saat dikonfirmasi ke Manager Rumah Makan Pagi Sore, Adnan Zuri membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka OTT oleh tipikor Polda Sumsel.

Sebelum penangkapan, tipikor Polda Sumsel sempat berlarian mengejar tersangka. Dijelaskan Adnan, awalnya tim tipikor Polda Sumsel datang serombongan tiba-tiba langsung masuk ke ruangan rumah makan makan untuk mencari dan mengambil CCTV milik rumah makan.

Kejadiannya sekira usai Magrib. Setelah saya baru sholat, tiba-tiba rombongan itu langsung menanyakan dimana ruangan CCTV, kemudian CCTV itu dibawa untuk barang sitaan, ungkap Adnan.

Lebih lanjut, ia mengatakan saat ditanya dari mana, tim tersebut menyebutkan dari Tipikor Polda Sumsel. Katanya dari Polda Sumsel tapi, segala atribut tidak ada satupun bahwasanya mereka polisi. Pakaian preman seperti intel, tambahnya.

Disayangkan sekali, CCTV tersebut main bawa saja tanpa ada izin terlebih dahulu. Adnan menjelaskan sempat pihak polda itu menyuruh RM ditutup sementara. Disuruh tutup, emang siapa yang mau bayar kerugiannya, kalau mau bayar ratusan juta ya silahkan, ucapnya. Sebelum CCTV dibawa, Adnan sempat bertanya kapan akan dikembalikan namun, pihak Polda belum bisa mengasih kepastiannya.

Saya minta sama mereka minimal 3 hari. Kalau tidak ada CCTV semakin sulit memantau, ujarnya. Diceritakannya, sejak sore sekira pukul 17.00 wib, tim tipikor Polda Sumsel sudah berada di RM. Ada dua orang sedang makan, sedangkan yang lain sedang bermain ayunan di belakang.

Tersangka yang ditangkap itu sedang makan. Usai ia makan, berjalan santai menuju mobil. Baru membuka pintu mobil, tim tersebut langsung berlarian mengejar tersangka dan langsung ditangkap.

Yang heran saya, kalau memang sedang transaksi disini, kenapa satu orang saja ditangkap, yang satu lagi tidak dan ia langsung kabur, terangnya.

Sepenglihatan Adnan, ciri-ciri tersangka yang ditangkap tersebut kulit hitam berbadan besar dan tinggi. Kalau soal CCTV kita sudah minta waktu 3 hari untuk dikembalikan dan juga sudah diserahkan kepada pemilik rumah makan di Palembang, pungkasnya.

SHARE