Home Informasi Serta Merta Polrestabes Medan Amankan 21 Orang Dalam Razia Pekat

Polrestabes Medan Amankan 21 Orang Dalam Razia Pekat

0

Dengan maraknya aksi penyakit masyarakat (Pekat) yang semakin meresahkan. Jajaran Polrestabes Medan melakukan giat razia Pekat terhitung dari 5 hingga 13 November.
Dalam aksi ini, polrestabes Medan berhasil meringkus sebanyak 21 pemain judi, aksi pornografi, dan prostitusi. Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Febriansyah melalui Wakasat Reskrim Kompol Ronni Bonic, Senin (13/11/17) petang, menjelaskan 21 orang yang diamankan merupakan pengungkapan 15 kasus dengan rincian 13 kasus judi, 1 kasus pornografi dan 1 kasus prostitusi.
Untuk kasus judi, tersangka yang diamankan yakni Nasrun Nasution (31), Bagalinson Simbolon (31), dan Jan Abdika Putra (29).
“Ketiganya diamankan karena terlibat bisnis perjudian online di Jalan AR Hakim Medan,” ujar Ronni.
Sedangkan tersangka Suriadi (31), Riduwan alias Iwan (44), Susanto alias Anto (59), M Jhony Harahap (53), Yeddy Syahputra (45), Cipta Sembiring (48), Rudi Cipto alias Icik (50), Ponsius Sinaga (46), Nurlina Simamora (64), dan Markus W Sinaga (53), dan Tanjung Boiman (45), diamankan dari lokasi terpisah dalam kasus judi togel.
Selain itu, polisi juga menggerebek sebuah rumah yang dijadikan lokasi perjudian kartu joker di ‎Jalan Pajak Kelapa Brayan, dan mengamankan 5 orang pemainnya yakni Pun Seng (70), An Peng (62), Hen Liong (58), Gunawan (52), dan Gunawan Ae (60).
“Total barang bukti yang diamankan dari 19 tersangka judi ini yakni 3 set komputer dan layar, 1 blok notes, uang tunai ratusan ribu rupiah, 2 set kartu joker, kertas berisikan angka togel, dan 7 unit handphone,” jelasnya.
Bonic menambahkan, dalam pengungkapan kasus pekat ini, pihaknya juga mengamankan tersangka kasus pornografi dengan tersangka Arban Hutasoit (31),warga Jalan Helvetia, atas kasus penggandaan DVD porno, dan seorang kasir SPA di Komplek Tomang Elok, ‎Desi Sinaga (24), atas kasus prostitusi.
“Seluruh tersangka yang diamankan sudah ditahan, dan Sat Reskrim Polrestabes Medan tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus pekat seperti judi, prostitusi dan lainnya di Medan, itu sedang kita dalami,” terang Ronni seraya menyatakan pihaknya sedang melengkapi berkas para tersangka untuk dikirim ke pengadilan untuk disidangkan. (ms)

SHARE