Home Informasi Serta Merta Sat Narkoba Polres Sragen Ungkap Peredaran Obat Keras Via Medsos

Sat Narkoba Polres Sragen Ungkap Peredaran Obat Keras Via Medsos

0

Polres Sragen –Dua orang tersangka pengedar obat obatan keras melalui media sosial, jenis tramadol dan trihexypenidil, ditangkap jajaran Satuan Narkoba Polres Sragen Polda Jawa Tengah, di lokasi berbeda. Senin (13/11/2017).

Kasat Narkoba AKP Joko Satriyo mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman mengatakan, melalui jejaring media sosial, Satuan Narkona Polres Sragen kembali menangkap pelaku peredaran obat obatan keras jenis tramadol dan trihexypenidil. Penangkapan berawal dari telusuran patroli cyber yang dilakukan oleh personil Cyber Satuan Narkoba dengan sengaja memancing pelaku menggunakan umpan salah satu anggota Satuan narkoba untuk dijadikan pembeli.

 

Dari hasil umpan di jaringan media sosial inilah, kemudian Sat Narkoba berhasil menyeret pelaku NAS alias B (23) warga kecamatan Sambirejo Sragen, sekaligus menemukan barangbukti ratusan obat keras dengan beragam kemasan yang mencoba di perdagangkannya serta barang barang lain milik pelaku yang digunakannya untuk bertransaksi. Berbagai jenis barang bukti ini diantaranya yakni 1 (satu) buah tabung rokok merk gudang garam berisikan 6 (enam) butir tablet Merlopam, 1 (satu) buah tabung rokok merk gudang garam berisikan 74 (tujuh puluh empat) butir Pil warna putih berlogo “Y”, 1 (satu) buah tabung rokok merk gudang garam berisikan 60 (enam puluh) butir tablet trihexypenidil, 1 (satu) buah kardus merk lampu Hannochs berisi 159 (seratus lima puluh sembilan) kapsul tramadol, 1 (satu) buah Handphone merk OPPO warna Putih, Uang tunai hasil penjualan sebesar Rp. 150.000,-

 

Saat pelaku NAS di gelandang ke Mapolres dan diinterograsi oleh petugas, kemudian kasus inipun mengembang kepada dalang dari peredaran obat obatan keras ini, yang kemudian diketahui berinisial TW alias BW (28) warga Sambirejo Sragen. Pelaku BW kemudian berhasil ditangkap oleh petugas Sat narkoba ketika berada di rumahnya Sambirejo, dan di bawa ke Mapolres.

 

Dari hasil penangkapan pelaku BW ini, kemudian petugas berhasil menyita barang bukti berupa, 630 (Enam ratus tiga puluh) butir Pil warna putih berlogo “Y” yang sudah dibungkus dalam paket-paket kecil, masing-masing paket berisi 10 butir, Uang hasil penjualan sebesar Rp. 435.000,- (Empat ratus tiga puluh lima ribu rupiah), 1 (satu) buah Hand pone merk NOKIA warna biru, 1 (satu) buah dompet bertuliskan “Toko Mas NORI”yang digunakan untuk menyimpan barangbuktinya.

 

Saat ini dua pelaku ini telah ditetapkan Kasat Narkoba sebagai tersangka peredaran obat obatan keras, sebagaimana dimaksud primer pasal 62 UU No. 5 tahun 1997 tentang Psikotropika dan subsider Pasal 196 dan  atau Pasal 197 UU No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

(Humas Polres Sragen)

SHARE