Home Informasi Setiap saat Tindak 1.126 Pengendara

Tindak 1.126 Pengendara

0

Sampai Hari ke-6 Operasi Zebra

Petugas Satlantas Polres Simalungun berikan tindakan langsung (tilang) bagi pengendara yang melanggar peraturan dalam Operasi Zebra Toba 2017, Senin (6/11).
Sampai hari ke-6 Operasi Zebra 2017 yang digelar Polres Simalungun, me-nindak para peng¬endara kendaraan bermotor yang mela¬kukan pelanggaran de¬ngan memberikan surat tilang sebanyak 1.126 serta mem¬beri¬kan te¬guran kepada 320 pe¬ngen¬¬dara.
Dari 1,200 surat tilang yang diberikan, pihak Satuan Lalu Lintas Polres Simalungun menyita barang bukti, Surat Izin Mengendara (SIM) sebanyak 400, Surat Tan¬da Nomor Kendaraan (STNK) seba¬nyak 724, kendaraan roda dua sebanyak 26, kendaraan roda empat sebanyak 3 dan kendaraan roda enam satu.
Hal itu diungkapkan Kapolres Simalungun, AKBP Marudut Liberty Panjaitan melalui Kasat Lantas Polres Simalungun, AKP Hendri ND Barus usai menggelar Operasi Zebra di beberapa titik di wilayah hukum Polres Simalungun, Senin ( 6/11).
Rata-rata yang mendapat surat tilang karena adalah para pengendara yang tidak memiliki kelengkapan surat-surat kendaraan, pajak kendaraan mati, tidak mengenakan helm. Mereka yang melanggar kami tilang dengan memberikan surat tilang, sesuai dengan SOP.
Dalam kegiatan Operasi Zebraini, setidaknya ada 5 titik konsentrasi jalan sebagai lokasi gelar operasi di wilayah hu¬kum Polres Simalungun, yakni Jalan Umum Pematang siantar-Tebingtinggi, Jalan Umum Pematangsiantar Per¬da¬gangan, Jalan Umum Pema¬tangsiantar-Tanah Jawa, Jalan Umum Pe matang siantar-Parapat, Jalan Umum Pematang¬siantar-Saribu Dolok.
Dari data diperoleh , urutan teratas pelanggaran, tidak menyalakan lampu utama di siang hari kendaraan roda dua sebanyak 235,disusul pelang¬garan tidak menggunakan safety belt sebanyak 233, tidak memiliki SIM sebanyak 219, dan tidak menggunakan helm sebanyak 122.
Harapan Kasat Lantas, untuk sisa hari pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2017, hing¬ga tanggal 14 November 2017 nantinya, agar para pengendara yang akan melakukan perjalanan baik dengan menggunakan sepeda motor maupun roda 4 atau lebih harus selalu membawa kelengkapan surat-surat diri dan kendaraannya.

Sementara di Deliserdang, Kapolres Deliserdang melalui Kasat Lantas AKP Imam Alriyuddin mengatakan, selama lima hari berjalan Operasi Zebra Toba 2017 sudah 992 pelanggar lalulintas ditindak.
Pertama pelanggaran lantas berpotensi kecelakaan. Ini paling utama, seperti lawan arus, menerobos lampu marah, berbonceng lebih, bermuatan lebih, kemudian tidak pakai safety belt dan helm, Senin ( 6/11).
Pelanggaran menonjol lainnya yang dilakukan penindakan, pemasangan rotator, strobo dan sirine di kendaraan pribadi. Dia menegaskan, bentuk penindakan bagi kendaraan pribadi yang menggunakan rotator, strobo dan sirine bisa penahanan kendaraan.
Dari tanggal 1 sampai 5 November hasil operasi, 992 tilang dan 108 berupa teguran. Salah satu bentuk (penindakan) tilang. Tilang itu bertahap selama masih bisa diperingati kita peringati. Tapi jika sudah tidak bisa diperingati akan ditilang, mayoritas tilang sepeda motor.
Tilang juga ada dua bentuk. Pertama, tilang barang bukti surat kendaraan sepanjang pengendara yang melanggar komunikatif. Kedua, kalau jenis pelanggarannya memasang rotator, strobo atau sirine, tidak ada surat-surat kendaraannya bisa ditahan.
Dalam operasi zebra ini, juga diharapkan anggota Polantas di lapangan dapat bertindak secara santun, tidak arogan dan tidak sok berkuasa.
Sasaran lokasi penindakan dalam operasi, akan mene¬kan¬kan ke tempat-tempat yang berpotensi terjadi kece¬lakaan. Yang jelas tempat yang rawan kecelakaan tinggi dan rawan kemacetan, seperti Jalinsum , jalan arteri bandara, seputar Kota Lubuk Pakam dan sejumlah polsek jajaran.

SHARE