Home Informasi Setiap saat TNI AL, Dit Polair dan Bea Cukai Laksanakan Rakor Upaya Berantas Penyelundupan...

TNI AL, Dit Polair dan Bea Cukai Laksanakan Rakor Upaya Berantas Penyelundupan Barang Ilegal

0

humas.polri.go.id- Direktorat Kepolisian Air (Ditpolair) Polda Sumut melaksanakan rapat koordinasi terkait isu penyelundupan di Wilayah Pantai Timur Selat Malaka pada hari Kamis, 9 November 2017 jam 09.00 s/d 13.00 wib di Aula Kanwil BC Belawan.

Rakor tersebut dipimpin oleh Kabid Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai (P2BC) dan dihadiri oleh Dirpolair, Dit krimsus, Dit Krimum, DanOps & Asintel Lantamal. Turut pula dihadiri oleh beberapa Kapolres jajaran Polda Sumut antara lain Kapolres Tj Balai, Asahan, Lab. Batu, B.Bara, Tebing Tinggi, Langkat, Pel Belawan, Sergai, dan Polres Deli Serdang.

Dalam rakor tersebut diagendakan paparan oleh Kabid P2BC yang menjelaskan upaya jajaran Bea Cukai yang telah lama serius melakukan pemberantasan penyelundupan antara lain melalui Patroli Bersama dan penegakan hukum atas perlawanan masyarakat kepada petugas dengan sasaran kapal/pelaku lundup barang illegal.

Sementara itu Dirpolair dalam paparannya menyampaikan kendala kendala dalam upaya memberantas penyelundupan dan upaya upaya yang telah dilakukan dalam pemberantasan penyelundupan baik kegiatan pre-emptive, preventif dan represif.

“Diharapkan kegiatan rakor tersebut dapat menghasilkan satu kesamaan pola tindak dalam bentuk patroli bersama dan penegakan hukum atas perlawanan masyarakat,” ujar Kasubbid Penmas AKBP MP Nainggolan.

Dalam rakor tersebut dihasilkan kesepakatan terkait Pembentukan satgas intelijen (kasi lidik subdit gkm ditpolair, pr kasat intel polres pantai timur & Kasi/kasubsi Intel BC, & Intel lantamal).

“Nantinya akan diadakan Upacara Gelar Operasional pemberantasan penyelundupan di Pelabuhan Feri Tanjung Balai sekitar tanggal 27 s/d 29 Nov 2017 dengan Irup Direktur Bea Cukai Pusat,” ujar AKBP Nainggolan.

Patroli Bersama juga akan rutin dilaksanakan minimal selama 1 bulan sekali dan akan dilaksanakan analisa dan evaluasi terhadap pelaksanaannya.

Dalam rakor tersebut disepakati Pembentukan Satgas penindakan terhadap pelaku penyelundupan dan warga masyarakat yang menghalangi petugas dalam melakukan tindakan hukum.

“Rakor juga menyepakati pembentukan satgas pengendalian yang terdiri dari Bea Cukai, TNI AL, Kasubdit Gakkum dan kasat patroli Ditpolair, serta para Kapolres.

Pelaksanaan operasi dan patroli bersama akan menggunakan Kapal TNI AL 2 unit dan Kapal patroli Korpolairud Baharkam Polri 2 unit dan FPB 28 M BC 1 unit mulai tanggal 27 Nov 2017

Kapal-kapal kecil polair dikoordinir oleh Dirpolair, AL oleh Dansat Kamla dan BC oleh Kasi P2 Bea Cukai. (ad)

SHARE