Beranda Informasi Serta Merta Ditres Narkoba Polda Sumut Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Sindikat Internasional

Ditres Narkoba Polda Sumut Ungkap Kasus Narkoba Jaringan Sindikat Internasional

0

Ditres narkoba Polda Sumut ungkap Kasus Tindak Pidana Narkotika Golongan I jenis sabu seberat 38 Kg jaringan sindikat Internasional Negara Malaysia – Negara Indonesia, Rabu ( 6/12/2017) sekira pukul 12.00 Wib.

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw didampingi Pejabat Utama, Labfor Cabang Medan dalam pres releasenya mengungkapkan, bahwa dari Pengungkapan Kasus Tindak Pidana telah dilakukan lima kali pengungkapan kasus yang dimulai (25/1/2017 sampai 05/12/2017) dengan barang bukti seberat 38 Kg dan jumlah tersangka sebanyak 14 orang yang terdiri dari 3 orang dilakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan dengan menembak kaki, 1 orang pelaku tindakan tegas terukur (MD) dan 2 orang oknum Polri.

Seluruh tersangka merupakan sindikat Internasional yang dikendalikan oleh Bandar dari Malaysia bernama Polytron. Polisi akan terus melakukan penyelidikan dan penyidikan lanjut terhadap para pengendali jaringan Internasional yang berada di Malaysia, kata kapoldasu.

Kronologis peristiwanya berawal dari adanya informasi tentang jaringan sindikat Internasional yang akan mengedarkan Narkotika Golongan I Jenis Shabu, atas informasi ini kemudian dilakukan penyelidikan secara intensif terhadap informasi tersebut selama 3 (tiga) minggu, setelah itu Dirresnarkoba Polda Sumut KOMBES POL. Hendri  Marpaung, SH beserta personel Resnarkoba Polda Sumut untuk dapat memprofiling jaringan tersebut.

Ditres Narkoba mengatakan, dari hasil penyelidikan, Sabtu (25/11/2017)  Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sumut beserta anggota melakukan penangkapan terhadap tersangka Mudawali (31) warga jl. Marindal I Gg. Madrasah desa Marindal I Kec. Patumbak Medan). Tersangka ditangkap di jalan Lintas Medan – Banda Aceh Desa Batu Lenggang Kec. Hinai Kab. Langkat Propinsi Sumut tepatnya di depan warung internet (warnet).

Dari tersangka didapat barang bukti berupa 6 bungkus plastik berwarna Hijau bertuliskan Guan yin Wang diduga berisi Shabu dengan berat masing-masing seberat 1 (satu) Kg dengan total keseluruhan seberat 6 Kg.

Selanjutnya dilakukan pengembangan tentang adanya tempat penyimpanan sabu yang berada di Medan sekaligus untuk mengetahui jaringan yang lainnya.

Selasa (28/11/2017) pukul 09.00 Wib dilakukan penangkapan terhadap Paujari (45) warga jl. Pasar I Lk VII Kec. Medan Marelan Medan dari rumahnya di Jalan Pasar I LK VII  Kec. Medan Marelan Medan.

Dari Paujari disita barang bukti berupa 6 kotak yang dibungkus koran dengan merk Qin Shan masing-masing seberat 1 (satu) Kg dengan total keseluruhan seberat 6 (enam) Kg.

Masih penjelasan Dir Narkoba, Ketika di introgasi dan dilakukan pengembangan kedesa Sampali, tersangka Paujari mencoba melarikan diri dilakukan tindakan melumpuhkan dengan menembak kaki sebelah kanan sehingga tersungkur dan tersangka dibawa ke RS Bhayangkara untuk diobati dan diamankan di Kantor Ditresnarkoba Polda Sumut. Hasil dari introgasi terhadap kedua tersangka dilakukan pengembangan dan mendapat informasi adanya pengiriman narkotika golongan I jenis sabu dari Tanjung Balai menuju Medan.

Kemudian pada hari Minggu (03/11/2017) didapat informasi jaringan tersebut akan menjemput barang yang diduga narkotika golongan I Jenis sabu didaerah jl. Turi Medan.

Dan Pada hari Minggu tanggal 03 Desember 2017 sekira pukul 11.00 Wib di bawah pimpinan Diresnarkoba Polda Sumut KOMBES POL. Hendri  Marpaung, SH bersama anggota Resnarkoba Polda Sumut melakukan pembuntutan terhadap pelaku yang menjemput barang haram itu di daerah Jalan Turi Medan.

Sesampainya di jalan Gaperta ujung Helvetia Medan, pelaku berhasil diberhentikan dan ditangkap, dan dilakukan penggeledahan, saat itu  ditemukan 1 (satu) tas yang berisikan Shabu sebanyak 15 (lima belas) bungkus yang dikemas dengan bungkus teh warna kuning bertuliskan Guan Yin Wang dengan berat masing-masing seberat 1 (satu) Kg dengan total keseluruhan seberat 15 (lima belas) Kg.

Petugas menangkap 2 orang pelaku yaitu : Conary Pernando Sitorus Als. Aguan (46) warga jl. Sunggal No. 75 Kec. Medan Sunggal Medan dan Gema Sitorus (56), warga Desa Suka Maju Indah Kec. Sunggal.

Setelah diintrogasi kedua tersangka menjelaskan bahwa sabu tersebut berasal dari Koro, petugas melakukan pengejaran terhadap pelaku yang menggendarai mobil Kijang Krista warna hitam dimana para pelaku menabrakan kendaraannya ke kendaraan petugas.  Para pelaku diberhentikan didepan lapangan bola menuju daerah Namorambe dan akhirnya ditangkap dan menyerahkan barang tersebut.

Adapun para pelaku adalah : Mhd. Diani Sitorus Als. Dani Als. Koro (40) warga Teluk Nibung Desa Perjuangan Kec. Teluk Nibung Kodya Tanjung Balai),  Riawan Als. Athong  (34) warga jl. Ringroad / Jalan Gagak Hitam No. 9 A Kec. Sunggal,  Basar Siregar  (44) warga jl. Duria Komp. Royal Duria No. 2 A Kel. Kisaran Naga Kec. Kisaran Timur Kab. Asahan dan Mhd. Yogi Maulana Sitompul (22) warga jl. Kampung Jawa Gang Ule Kel. Padang Matinggi Kec. Rantau Utara Kab. Labuhan Batu).

Setelah para pelaku di introgasi dilakukan pengembangan lagi, dari hasil pengembangan ditangkap dua orang kurir bernama  Arif Ari Body (28) warga Tanjung Baru Pasar IX Jalan Bakaran Batu Dusun II Kec. Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang dan Kurir yang memesan yang Shabu seberat 2 (dua) Kg bernama Jonny (45) jl. Titi Papan Simp. Dobi Gang Nuri Kel. Titi Papan Kec. Medan Deli.

Sedang kurir yang memesan Shabu seberat 3 (tiga) Kg mengaku bahwa sabu seberat 3 Kg telah dibawa kedaerah Helvetia Medan dan dilakukan pengembangan dengan membawa tersangka Mhd. Dani Sitorus als Dani als Koro yang mengetahui lokasi 3 kg sabu. Pada saat turun dari mobil tersangka Dani als Koro berupaya melawan petugas sehingga dilakukan tindak tegas dan terukur yang menyebabkan tersangka meninggal dunia.

Dari hasil pengembangan, selanjutnya pada hari Senin (04/12/2017) Sub Ditresnarkoba melakukan penyelidikan ke Titi Baru desa Bakung Kec. Tag. Pura Kab. Langkat dan dilakukan dilakukan lagi penangkapan terhadap tiga orang pelaku an.  M. Aman Sapuan (22),  Ahmad Zulvi (40) dan Alfa Chandra (35) ketiganya warga  Desa Pekuburan Kec. Tanjung Pura Kab. Langkat.

Dari mereka ditemukan barang bukti seberat 1 Kg sabu, dan pada saat dilakukan pengembangan, tersangka an. M. Aman Sapuan berupaya melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan dengan menembak kaki tersangka.

Pada hari Selasa (05/11/2017) sekira pukul 23.00 Wib melakukan penangkapan dijalan Putri Hijau Medan didepan Merdeka Walk terhadap satu orang pelaku an. Suryono (44), warga jl. Perjuangan Gg. Tunggal No 19 Kec. Medan Perjuangan. Dan  disita barang bukti 1 karung berisikan narkotika jenis sabu seberat 10 bungkus dengan berat 10 kg dan 1 unit Avanza warna hitam BK 1674 KD, namun ketika akan ditangkap tersangka Suryono berupaya melarikan diri sehingga petugas melakukan tindakan tegas untuk melumpuhkan dengan menembak kaki tersangka.

Di akhir penjelsannya, Waterpauw menyatakan para tersangka akan dikenakan Pasal 114  Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) Jo. Pasal 132 Ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman  Pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau pidana mati, pidana seumur hidup dan pidana denda paling sedikit Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah), katanya. (ms)

BAGIKAN