Beranda Informasi Serta Merta Pelatihan Asesor Kompetensi Auditor Sispam Obvitnas dan Objek Tertentu

Pelatihan Asesor Kompetensi Auditor Sispam Obvitnas dan Objek Tertentu

0

Senin, 4 Desember 2017 Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum, resmi membuka Pelatihan Asesor Kompetensi Auditor Sispam Obvitnas dan Objek Tertentu Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Tahun 2017, bertempat di Hotel Falatehan Jakarta.
Pelatihan ini akan dilaksanakan selama 8 (delapan) hari, dimulai pada hari Senin tanggal 4 s.d. 11 Desember 2017. Dengan peserta personel Ditpamobvit dari beberapa Polda yang memiliki Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Komjen Pol Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum menjelaskan, Obvitnas memiliki peran yang sangat penting bagi bangsa dan negara Indonesia baik dari aspek ekonomi, politik, sosial, maupun pertahanan dan keamanan. Oleh karenanya tidak berlebihan apabila berpotensi menjadi target ancaman maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang apabila tidak diantisipasi akan berdampak terhadap sistem perekonomian nasional, serta pembangunan nasional secara keseluruhan.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) telah diamanatkan oleh undang-undang berdasarkan Keppres Nomor 63 Tahun 2004 tentang Pengamanan Obvitnas berkewajiban memberi bantuan pengamanan terhadap Obvitnas walaupun penyelenggaraan pengamanan Obvitnas didasarkan pada prinsip pengamanan internal yaitu para pengelola Obvitnas masing-masing yang bertanggung jawab atas penyelenggaraan pengamanan tersebut.
Selama ini pemberian bantuan pengamanan yang dilakukan oleh Polri terhadap Obvitnas baru sebatas pengerahan kekuatan, baik personel maupun sarana prasarana pengamanan. Sementara tugas lain dalam pemberian bantuan pengamanan yang sebenarnya memiliki nilai jauh lebih strategis, yaitu melaksanakan secara periodik audit sistem pengamanan yang ada bersama-sama dengan pengelola Obvitnas sesuai Keputusan Kapolri, belum dilaksanakan oleh Polri dikarenakan belum siapnya payung hukum, sarana prasarana, maupun kompetensi sumber daya manusia yang ada.
Dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2016 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia, telah memberi penegasan bahwa pengamanan yang dilakukan oleh Polri adalah sebagai suatu jasa yang terdiri dari jasa pengamanan dan jasa manajemen sistem pengamanan pada Obvitnas dan objek tertentu.
Terbitnya peraturan tersebut, ungkap Komjen Pol Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum, merupakan momentum untuk memaksimalkan kewenangan Polri dalam pemberian bantuan keamanan pada Obvitnas yang selama ini masih sebatas pengerahan kekuatan, yang selanjutnya telah dijabarkan dalam Peraturan Kapolri Nomor 13 Tahun 2017 tentang Pemberian Bantuan Pengamanan pada Obvitnas dan Objek Tertentu, yang menguraikan bahwa pemberian bantuan pengamanan harus terimplementasikan, baik dilakukan berdasarkan pengamanan langsung berupa pengerahan kekuatan maupun pemberian bantuan pengamanan berupa manajemen sistem pengamanan, dimana telah diatur di dalam Peraturan Kabaharkam Polri Nomor 4 Tahun 2017 tentang Audit Sistem Pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu.
“Hadirin dan peserta sekalian yang saya hormati, beberapa aturan yang telah siap operasional tersebut di atas, sebagai turunan dari Keppres Nomor 63 tahun 2004 tentang Pengamanan Obvitnas, tidak akan ada artinya tanpa ada yang mengawaki, dalam hal ini sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk melaksanakannya, yaitu para auditor sistem pengamanan obvitnas,” kata Komjen Pol Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum.
Oleh karena itu, Kabaharkam sangat mengapresiasi atas dilaksanakannya kegiatan pelatihan assessor tersebut, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan anggota dalam aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang relevan untuk melaksanakan tugas dan jabatan tertentu sebagaimana yang dipersyaratkan oleh organisasi atau pengguna sehingga diharapkan sertifikasi kompetensi yang dihasilkan setara dengan kompetensi kerja yang ditetapkan oleh Pemerintah.
“Nantinya para assessor memiliki tugas untuk membentuk para auditor-auditor handal tingkat Mabes maupun tingkat satuan wilayah dalam sistem pengamanan Obvitnas. Kegiatan ini merupakan satu langkah lebih maju dari kebijakan pimpinan terkait dengan implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2017 tentang Jabatan Fungsional Anggota Polri dan Peraturan Kapolri tentang Jabatan Fungsional, dimana terdapat jabatan fungsional auditor sispam Obvitnas dan objek tertentu di Direktorat Pamobvit Korsabhara Baharkam Polri,” terang Komjen Pol Drs. Moechgiyarto, S.H., M.Hum.
Tak lupa, Kabaharkam juga mengingatkan para peserta untuk mengikuti pelatihan dengan baik dan meminta kepada para instruktur kiranya dalam kajian materi dapat menyampaikan hal-hal yang bersifat praktis dan aplikatif sehingga mudah dipahami, dipedomani, dilaksanakan, serta dikembangkan oleh para peserta.

BAGIKAN