Beranda POLDA SULAWESI TENGAH Puluhan Siswa Anak SD dan Guru Alfahmi dilarikan ke Rumah Sakit

Puluhan Siswa Anak SD dan Guru Alfahmi dilarikan ke Rumah Sakit

0

PALU- Mendengar terjadinya kasus keracunan makanan Pada hari Senin tanggal 04 Desember 2017 di Sekolah SD Alfahmi di Jl. Gelatik, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Polres palu mendatangi TKP keracunan makanan di sekolah SD Alfahmi.

Adapun kronologis kejadian menurut dari salah satu guru di SD Alfahmi tersebut yang juga menjadi salah satu korban an. NUR SEHAN, S.Pd, umur 32 tahun, pekerjaan guru honor. Menjelaskan sekitar pukul 09.00 wita siswa dan guru di SD tersebut dihidangkan kue dan selanjutnya Pukul 10.00 wita siswa dan guru dihidangkan nasi goreng,  selang beberapa menit kemudian siswa  merasa mual-mual dan muntah serta merasa pusing. Sehingga sebagian siswa dan guru langsung dilarikan ke rumah sakit.

Adapun 6 Rumah sakit tempat siswa dan guru SD Alfahmi dirawat yakni :

  1. Rs. Wirabuana
  2. Rs. Samaritan
  3. Rs. Budi Agung
  4. Rs. Balai Keselamatan
  5. Rs. Anutapura
  6. Rs. Undata

Namun  untuk jumlah siswa dan guru SD Alfahmi yang mengalami keracunan belum diijinkan pihak rumah sakit untuk didata. Dan untuk jumlah korban belum bisa dipastikan karena masih banyak korban yang bertambah disetiap Rumah Sakit.

Kemudian berdasarkan keterangan dari salah satu Dokter di RS. Balai Keselamatan yang menangani para siswa dan guru tersebut yaitu dr. Putri Michiko menjelaskan bahwa anak sekolah ini rata-rata muntah dan mual. Yang masuk di RS. Balai Keselamatan sekitar 50 orang  namun masih terus berdatangan.

Dari analisa Dokter bahwa informasi dari guru-guru yang mendampingi gejala tersebut, setelah mengkonsumsi nasi goreng yang dibagikan sekolah dan diduga mengalami keracunan makanan.

Kepala Kepolisian Resor Palu AKBP Mujianto, S.I.K, berharap atas kejadian tersebut tidak terulang lagi dan menghimbau kepada seluruh orang tua siswa dan para guru-guru di sekolah untuk lebih memperhatikan selalu waspada dalam memberikan makanan terhadap anak-anaknya di sekolah agar tidak memperbolehkan jajan sembarangan yang belum tentu kebersihan dan kesehatannya. Serta beliau akan menyelidiki dan mendalami kasus keracunan makanan tersebut”. Ujar Kapolres Palu.