Beranda Informasi Berkala Selama Sepekan Menghilang, Korban Ditemukan Sudah Menjadi Mayat

Selama Sepekan Menghilang, Korban Ditemukan Sudah Menjadi Mayat

0
Selama Sepekan Menghilang, Korban Ditemukan Sudah Menjadi Mayat

Polda Sumsel – Warga Desa Sungai Pangi, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, digemparkan dengan temuan sesosok mayat pria dengan kondisi membusuk bahkan sebagian dagingnya sudah mengelupas dari tulang ditengah kebun karet.

 

Belakangan diketahui jasad tersebut inisial TA. Jasad pertama kali ditemukan oleh MA (40), warga Desa Jajaran Baru Kecamatan Kikim Barat Lahat, pada Selasa (28-11-2017) sekira pukul 15.00 wib.

 

Saat itu ia sedang berada disekitar kebun dan mencium bau tak sedap semula dikiranya bangkai hewan setelah dicari – cari dan betapa terkejut dirinya bahwa bau tersebut berasal dari jasad manusia.

 

Melihat itu saya langsung berlari sambil menjerit ada mayat, tolong ada mayat, ucap MA. Mendengar jeritan MA, warga pun lantas menuju lokasi yang ditunjukkan MA, sembari langsung menghubungi anggota Polsek Kikim Barat.

 

Benar saja, menyebrangi Sungai Pangi desa setempat, persis dikebun karet milik EL. Terlihat sesosok mayat laki-laki dengan kondisi dari bagian wajah hingga dada, sudah dipenuhi belatung dan membusuk.

 

Setelah didata dan diselidiki mayat tersebut diketahui TA yang tak lain warga Desa yang tak jauh dari lokasi penemuan Mayat. Berdasarkan hasil olah TKP petugas menemukan seutas tali tas disekitar leher si mayat.

 

Kondisi bagian tubuh dan kepala, sudah membusuk. Penyebab kematian diduga bunuh diri, karena disekitar TKP ditemukan ada seutas tali tas, terang Kapolres Lahat, AKBP Roby Karya Adi SIK, melalui Kapolsek Kikim Barat, Iptu Herdi Pakhrudin SE, pada Selasa (28-11-2017).

 

Dari keterangan saksi, pria 57 tahun itu rupanya mengalami gangguan kejiwaan. Dalam satu tahun terakhir, keluarga sering dibuat pusing oleh Tamrin, lantaran suka tidak pulang kerumah.

 

Seperti pada bulan Mei 2017, TA menghilang selama 7 hari, ditemukan di pinggir Sungai Pangi, Desa Suka Merindu dalam kondisi sekarat. Agustus 2017, TA kembali menghilang selama tiga hari, diketemukan di Desa Pagardin, dalam kondisi memilukan.

 

Kini TA juga menghilang selama sepekan, dan ditemukan sudah tidak bernyawa. Dari keterangan saksi yang kita kumpulkan, korban memang mengalami gangguan kejiwaan. Keluarga memutuskan tidak akan lakukan visum atau autopsi, ujar Herdi.