Beranda Informasi Berkala Sempat Tembak Polisi, Satu Pelaku Curas Di Prabumulih Tewas

Sempat Tembak Polisi, Satu Pelaku Curas Di Prabumulih Tewas

0
Sempat Tembak Polisi, Satu Pelaku Curas Di Prabumulih Tewas

Polda Sumsel – Sehari setelah resmi dilaunching oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti, SE, MM Tim Gurita Polres Prabumulih menunjukan eksistensinya dalam menekan jumlah tindak pidana dan menjaga kamtibmas yang ada di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan.

 

Kali ini Timsus Gurita melalui Timsus Gurita Polsek Rambang Kapak Tengah (RKT) pimpinan Iptu Vedria Sukri dan Kanit Reskrim Polsek RKT, Aiptu Darmawan, SH melakukan tindakan tegas dan terukur terhadap salah satu pelaku pencurian dengan kekerasan pelaku inisial RI Alias ND (17), terhadap korban seorang perempuan inisial NS (30), warga Taman Baka Kel. Mangga Besar Kec. Prabumulih Utara Kota Prabumulih.

 

Dalam laporannya kepada pihak kepolisian kejadian pencurian dengan kekerasan tersebut terjadi pada Minggu (30-10-2017) lalu, sekira pukul 02.00 wib, bertempat di dekat jembatan gapok Kel. Tanjung Rambang Kec. RKT Kota Prabumulih.

 

Saat itu korban bersama temannya baru pulang dari menonton orgen tunggal di talang simpang, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) pelaku yang berjumlah lebih kurang 6 orang mendahului sepeda motor milik korban,pelaku Rinanda alias ndot bersama pelaku inisial KEP, SUP, JU (sudah ditangkap) menghadang korban kemudian salah satu pelaku inisial AG langsung menodongkan senjata api rakitan jenis pistol sehingga membuat korban menghentikan sepeda motornya kemudian pelaku DI (sudah ditangkap) mengambil uang milik korban yang berada di dalam tas sebanyak Rp. 200.000,-.

 

Kemudian para pelaku melarikan diri dan sampai di depan SMP desa Sugihan para pelaku membagikan uang hasil pencurian tersebut masing masing sebesar Rp. 35.000,-. Penangkapan pelaku sendiri bermula pada Jumat (22-12-2017) sekira pukul 12.00 wib.

 

Tim Gurita memperoleh informasi bahwa komplotan pelaku curas yang masih memiliki hubungan saudara masing masing inisial AG, IY dan pelaku RI bersama ayahnya inisial RAM berboncengan mengendarai dua unit sepeda motor dengan membawa tas dukung menuju ke arah Baturaja, kemudian Timsus Gurita melakukan pengejaran ke arah Kota Baturaja, namun di dalam perjalanan pada Sabtu (23-12-2017) sekira pukul 04.00 wib.

 

Mobil yang dikendarai oleh Timsus Gurita mengalami pecah ban sehingga membuat anggota Timsus Gurita menambal ban tersebut di simpang empat Sukajadi Baturaja. Saat sedang menambal ban tersebut sekira pukul 07.00 wib salah satu anggota Timsus Gurita melihat dua sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku inisial AG yang berboncengan dengan pelaku RI dan ayah pelaku RI inisial RAM berboncengan dengan pelaku inisial RI melintas, melihat target yang mereka cari melintas di depan bengkel tempat mereka menambal ban mobil kemudian anggota Timsus Gurita melakukan pengejaran dengan meminjam dua sepeda motor warga yang ada di sekitar bengkel tersebut.

 

Kemudian Timsus Gurita dengan menggunakan dua sepeda motor masing masing Brigadir M Saleh berboncengan  Aiptu Darmawan, SH dan Bripka Perli berboncengan dengan Brigadir Moko mengejar kedua motor milik para pelaku curas tersebut, sempat terjadi kejar-kejaran, Kanit Reskrim Polsek RKT, Aiptu Darmawan, SH sempat mendekati sepeda motor yang dikendarai oleh pelaku AG yang berboncengan dengan pelaku RI.

 

Kemudian meminta kedua pelaku untuk berhenti, bukannya berhenti pelaku mencoba melawan dengan menembak petugas dengan menggunakan senjata api rakitan jenis pistol ke arah petugas dan tepat mengenai badan Kanit Reskrim Polsek RKT, Aiptu Darmawan, SH akan tetapi sudah dilindungi dengan rompi anti peluru, petugas kemudian terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak pelaku, kemudian pelaku RI terjatuh dari sepeda motor.

Kemudian Aiptu Darmawan, SH langsung mengamankan senjata api rakitan milik pelaku tersebut, kemudian mengejar pelaku AG namun tidak terkejar lagi. Timsus Gurita Polsek RKT yang dipimpin oleh Aiptu Darmawan, SH kemudian kembali ketempat pelaku RI terjatuh yang di lokasi kejadian sudah diamankan oleh jajaran kepolisian dari Polres OKU dan Polsek Lubuk Batang.

 

Kemudian dijelaskan bahwa pelaku RI merupakan pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan di wilayah Kota Prabumulih, selanjutnya jenazah dibawah ke RSUD Kota Prabumulih untuk dilakukan Visum Kemudian pada Sabtu (23-12-2017) sekira pukul 14.00 wib, jenazah pelaku RI diserahterimakan oleh Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti, SE, MM kepada pihak keluarga yang diwakili oleh pamannya inisial HE dan perwakilan Desa Neegri Agung, Herdianson untuk selanjutnya dimakamkan oleh pihak keluarga.

 

Tidak lupa diberikan bantuan berupa uang duka dan sembako. Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti, SE, MM didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi Yuswanto, SH, MH, saat dikonfirmasi mengatakan pelaku RI bersama rekan-rekannya sudah menjadi target operasi Polres Prabumulih maupun Polsek jajaran karena kawanan ini sudah sangat meresahkan masyarakat Kota Prabumulih karena sudah sering melakukan pencurian kekerasan di wilayah Kota Prabumulih dan dalam aksinya sering menggunakan senjata api rakitan dan senjata tajam dan tidak segan segan-segan melukai korbannya saat melakukan aksinya.

 

Saat proses penangkapan pun pelaku masih melakukan perlawanan dengan menembak salah satu personil kita, beruntung personil kita dilengkapi dengan SOP menggunakan body vest atau rompi anti peluru sehingga tidak berakibat fatal bagi keselamatan petugas kami dilapangan.

 

Kami juga menghimbau kepada rekan-rekan pelaku yang identitasnya sudah kami ketahui untuk segera menyerahkan diri, pungkas Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti.