Beranda Informasi Setiap saat Unit PPA Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Prostitusi Online Asal Jawa Barat

Unit PPA Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Prostitusi Online Asal Jawa Barat

0

Surabayaraya.com, Polrestabes Surabaya (15/02/18) : Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya kembali membongkar kasus kejahatan trafficking (peredagangan orang). Delapan wanita muda asal Jawa Barat yang berusia 16 hingga 24 tahun,  digerebek di salah satu apartemen di Surabaya, Selasa (13/2/2018).

Delapan Wanita Penjaja Seks Komersial itu dibekuk bersama 4 pria mucikari.  Delapan PSK itu masing-masing RS (16), AN (17), MR (21), SB (19), NB (19), YS (19), FNS (18), dan NAS (17).

Sementara empat pria mucikari, masing-masing berinisial FQ (24), IR (19), GG (26), dan ANY (23).

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan menjelaskan, awalnya 4 pria mucikari dan delapan teman wanita datang dari Bandung ke Surabaya, 1 Februari 2018.

“Mereka itu menyewa dan menginap tiga unit apartemen di daerah Manyar Surabaya,” sebut Kombes Rudi di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (14/2/2018) malam.

Begitu di Surabaya, para mucikari beraksi menawarkan korban melalui media sosial (medsos) twitter. Masing-masing korban mempunyai satu akun twitter yang di operasionalkan oleh 4 tersangka.

“Apabila ada yang berminat maka dilanjutkan chatting dengan tersangka untuk tawar menawar tarif. Setelah sepakat, selanjutnya ditentukan tempat bertemu dan melakukan hubungan badan,” terangnya.

Biasanya, lanjur Rudi, pria hidung belang sudah menentukan hotel untuk tempat berbuat hubungan badan. Sehingga, tersangka meminta korban untuk berangkat ke hotel yang sudah disepakati.

“Tapi bisa saja hubungan badan dilakukan di apartemen tempat mereka menginap.  Saat kami gerebek mereka ada di kamar apartemen dan bisa layani threesome (main seks tiga orang),” tegasnya.

Kombes Pol Rudi menambahkan, mereka sudah bertransaksi sebanyak tiga kali selama di Surabaya. Tersangka sudah mulai mendapat pesanan dari pria hidung belang sejak 3 Februari 2018.***day