Beranda Informasi Serta Merta BERMODALKAN SENPIRA GATOT BEGAL TUKANG OJEK

BERMODALKAN SENPIRA GATOT BEGAL TUKANG OJEK

0

Riki Safutra tak menyangka kalau penumpang ojeknya merupakan pembegal, korban mengalami pembegalan saat Pelaku sekaligus Penumpangnya mememinta diantarkan ke arah Perumnas Lubuk Tanjung Kecamatan Lubuklinggau Barat.

Riki pun mengantarkan penumpangnya tersebut melalui Jl.Sukajadi sesuai permintaan Pelaku. Naas, ditengah perjalanan tiba-tiba Pelaku AW Als Gatot (37) meminta korban berhenti sembari menempelkan senpira ke kaki Riku lalu meminta korban menyerahkan sepeda motornya tersebut.

Korban yang takut lalu pasrah melihat motornya dirampas oleh penumpang sendiri. Sepeda motor Honda Revo BG 3364 HV milik korban langsung dibawa oleh Pelaku AW.

Peristiwa terjadi pukul 09.00 WIB (19/2/2018) di Jl. Pematang Jaya  Kecamatan Lubuklinggau Barat II  Kota Lubuklinggau. Korban pun melporkan ke Polsek Lubuklinggau Barat dengan Laporan Polisi Nomor : LP /B- 17/ II / 2018 / Sek Brt tanggal 19 Februari 2018.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Sunandar, SIK melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat  Iptu Sofian Hadi, SH mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan tersebut serta berkat kerja keras reskrim Polsek Lubuklinggau Barat yang menyelidiki kasus tersebut diketahui bahwa AW Ala Gatot beralamatkan di Desa Lesung Batu Muda Kecamatan Rawasulu Kabupaten Muratara Provinsi Sumsel.

Berbekal informasi dilapangan, anggota reskrim melakukan penyelidikan keberadaan Pelaku. Setelah diperoleh informasi bahwa pelaku sudah pulang ke rumahnya di Desa Lesung Batu anggota Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat berkordinasi dengan Polsek Rawas Ulu kemudian dilakukan penggerebekan.

Lanjut Kapolsek, Pelaku yang mengetahui kedatangan Polisi menutup rumahnya dan memadamkan lampu listrik. Polisi terus selama setengah jam di luar rumah sambil membujuk pelaku agar keluar. Tapi pelaku tidak menghiraukannya sehingga terpaksa dilakukan pendobrakan pintu depan. Setelah berhasil masuk, Polisi menemukan pelaku bersembunyi di dalam bak kamar mandi rumahnya lalu mengamankannya.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan satu pucuk senjata api rakitan beserta empat butir amunisi yang digunakan pelaku untuk melakukan aksinya dimana Senpira tersebut disembunyikan oleh Pelaku di bawah lemari es.

Pelaku selanjutnya dibawa untuk menunjukan TKP dan pengembangan barang bukti. Ketika turun dari mobil pelaku berontak dan melawan serta berusaha merampas senpi petugas.

Kemudian dilakukan tembakan peringatan dan tindakan tegas dengan melumpuhkan tembakan di kaki kanan serta tembakan di telapak tanggan kirinya, jelas Kapolsek.

Dari hasil pengembangan yang dilakukan, diketahui bahwa sepeda motor hasil kejahatannya dijual dengan harga Rp.2,5 juta. Uang hasil penjualan motor digunakan untuk membeli narkoba jenis sabu-sabu sebanyak lima ratus ribu rupiah dan sisanya digunakan untuk keperluan hidupnya sehari hari, pungkas Iptu Sofian.