Beranda Informasi Serta Merta Dit Polair Tanjung Balai Ungkap Penyelundupan 40 Ball Kain Monja

Dit Polair Tanjung Balai Ungkap Penyelundupan 40 Ball Kain Monja

0

Sat Polair Tanjung Balai ungkap Penyelundupan 40 (empat puluh) ball Pakaian Bekas/Ball press yang diangkut dengan menggunakan Kapal Kayu, yang di duga berasal dari Negara Malaysia.
Penangkapan dilakukan pada Posisi Sungai Tanjung Sarang Helang, Kec Sei Kepayang, Kab Asahan, Sumut, atau tepatnya pada posisi 02 derajat 58 menit 25.6692 detik LU dan 99 derajat 56 menit 5.3448 detik BT.
Dir Polair Polda Sumut Kombes Pol. Ir. Syamsul Badhar menjelaskan penangkapan berawal saat adanya informasi Dari Kapolres Asahan AKBP Kobul Syahrin Ritonga, SIK, M.Si, terkait adanya penyelundupan pakaian bekas (Ball Press) di perairan Asahan.
“Setelah mendapat info dari Kapolres Asahan saya perintahkan Personil Sat Polair Tanjung Balai bersama dengan Awak Kapal KP II 1014 untuk melakukan Patroli Perairan Gabungan bersama Tim Satgas Anti Penyelundupan Dit Polair Polda Sumut, dengan Kapal Patroli Dit Polair KP II 2004, KP II 2027, KP II 10 dan KP II 2022.” Ucap Kombes Badhar.
Kombes Badhar melanjutkan Patroli dilakukan untuk pengecekan di TKP yang dimaksud, tepatnya di Posisi Sungai Tanjung Sarang Helang, Kec Sei Kepayang, Kab Asahan, Sumut, atau tepatnya pada posisi 02 derajat 58 menit 25.6692 detik LU dan 99 derajat 56 menit 5.3448 detik BT, Tim Satgas Anti Lundup menemukan sebuah Kapal Motor dengan nama KM Jasa Utama, yang didalam kapal tanpa ada ABK.
Personil merasa curiga kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kapal dan isinya, yang ternyata di dalam kapal ditemukan barang – barang tanpa dilengkapi dokumen yang sah, berupa kain Monja/ballpress yang jumlahnya kurang lebih 40 (empat puluh) Ball Press, berisi pakaian bekas.
“Diduga Nakhoda dan para ABK Kapal melarikan diri ke hutan dan meninggalkan kapalnya ketika melihat Tim Satgas Anti Lundup datang. Selanjutnya Kapal dan Barang Bukti diamankan dan membawa keluar dari alur sungai Tanjung Sarang Helang di tarik (Ad Hock) menuju Mako Dit Polair Poldasu, di Belawan, Medan, guna dilakukan penyelidikan kepemilikan lebih lanjut. (MS)