Beranda Informasi Serta Merta Tahanan Narkoba Rutan Klas II Di Kabupaten Muaraenim Sumsel Tewas. Diduga Ini...

Tahanan Narkoba Rutan Klas II Di Kabupaten Muaraenim Sumsel Tewas. Diduga Ini Penyebabnya

0
Tahanan Narkoba Rutan Klas II Di Kabupaten Muaraenim Sumsel Tewas. Diduga Ini Penyebabnya

Polda Sumsel – Seorang Narapidana (Napi) Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II B Muaraenim, SA (50), warga Desa Ujan Mas Lama Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, meninggal dunia di RSUD Dr HM Rabain Muaraenim, pada Senin (16-4-2018).

Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, korban yang sedang menjalani hukuman tersebut sebelumnya sempat dibesuk oleh keluarganya.

Bahkan korban sempat dibawa ke klinik Lapas untuk memeriksakan kesehatannya karena sebelumnya korban sempat mengeluh sesak napas.

Setelah diperiksa, ketika kembali ke sel, tiba-tiba korban pingsan sehingga kembali dibawa ke klinik Lapas. Karena tidak kunjung membaik, akhirnya korban dibawa ke rumah sakit sekira pukul 15.00 wib.

Dan setelah menjalani perawatan beberapa jam, ternyata jiwanya tidak tertolong lagi. Kemudian jasad korban dibawa ke tempat kediamannya untuk disemayamkan.

Ketika dikonfirmasi ke Kalapas Kelas II B Muaraenim, Rudik Herminanto melalui KPLP Lapas Muaraenim, Tarmizi, bahwa sebelumnya seperti korban menderita sakit, namun tidak terlalu dirasakannya, bahkan ketika keluarganya ingin membawanya berobat korban sempat menolak dan marah karena korban merasa tidak sakit.

Setelah keluarganya pulang, korban tiba-tiba pingsan dan sempat dibawa ke klinik Lapas, karena tidak kunjung siuman akhirnya korban dibawa ke RSUD Dr HM Rabain Muaraenim, dan setelah dirawat akhirnya meninggal dunia. Dikatakan Tarmizi, korban selama ini menghuni di Blok A Narkoba.

Korban masuk ke lapas Muaraenim pada bulan Januari 2016 dalam kasus narkoba dengan hukuman 10 tahun.

Selama di Lapas, keseharian korban biasa saja dan tidak pernah ribut.

Tadi kami telah menyerahkan jasad korban ke keluarganya, dan kami turut berbelasungkawa atas musibah tersebut, tukas Tarmizi yang mengaku baru pulang dari rumah korban.