Beranda POLDA JAWA TENGAH Kabaharkam Polri Pantau Arus Mudik di Exit Tol Gringsing

Kabaharkam Polri Pantau Arus Mudik di Exit Tol Gringsing

0

Polres Batang – Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Drs. Moechgiyarto melakukan pengecekan arus mudik lebaran 2018 dengan patroli udara dan darat, Senin (11/6/18). Dalam pantauan itu dirinya didampingi oleh Kakorpolairud Irjen pol Cairul Noor Alamsyah.

Komjen.Pol.Drs.Moechgiyarto mengatakan bahwa patroli yang ia lakukan lebih kepada tempat-tempat yang berpotensi menjadi titik troublespot, satu diantaranya di wilayah pantura Batang dan jalur tol fungsional Batang-Semarang.

“Patroli dengan udara maupun darat ini untuk mengecek pada tempat-tempat yang berpotensi sebagai troublespot, salah satunya di wilayah Batang ini,” tuturnya usai melakukan pengecekan di Jalur Tol Batang-Semarang.

Moechgiyarto mengatakan dari pantauan udaranya diberbagai ruas tol, arus mudik terpantau ramai dan lancar. Hanya ada beberapa kendala namun hal itu telah ditangani oleh para petugas.

“Tadi kami memantau melalui udara dan mendarat di exit tol cipali kemudian di proyek jembatan kali kuto ini. Hasil pantauan kami sebagian besar arus nampak normal dan lancar. Namun di Kali kuto ini terdapat antrian yang mencapai tiga kilometer, meski begitu kondisi masih terpantau lancar terkendali dengan adanya pembagian arus dilewatkan keluar tol,” tuturnya.

Komjen.Pol.Drs.Moechgiyarto juga sempat memuji kinerja petugas kepolisian lalu lintas dengan baik.

“Rekan-rekan kepolisian juga sudah melalukan tugasnya dengan baik sesuai plot yang diatur kepala kesatuan masing-masing, begitu juga pada pospam dan posko pelayanan terpadu yang berjalan baik,” pungkasnya.

Sementara itu, kapolres Batang, AKBP Edi S Sinulingga jika terjadi penumpukan lebih dari lima kilometer di exit tol Gringsing maka  arus pemudik akan dikeluarkan melalui pintu exit Kandeman melintasi pantura agar antrian kendaraan tidak semakin panjang.

“Kami juga membuka dua pintu exit tol yang satu diarahkan masuk ke tol kembali dan satu diarahakan pantura,” pungkasnya.