Beranda SATKER DIVHUMAS POLRI Workshop Bersama Production House

Workshop Bersama Production House

0

Humas.polri.go.id – Polri membentuk tim khusus yang bekerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk menanggulangi munculnya citra yang tak diinginkan tentang Polri dalam tayangan televisi.“Akan kita bantu, akan kita siapkan tim asistensi untuk membantu Bapak Ibu sekalian (para kreator berbagai rumah produksi) untuk mempelajari sikap tampangnya polisi. Polisi nggak ada yang jalannya loyo-loyo, mulai dari sikap dan tampang,” kata Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Drs Setyo Wasisto saat berbicara dalam acara `Workshop Bersama Production House: Sosialisasi Penggunaan Seragam Dinas Polisi dan Action/Tindakan Kepolisian dalam Pembuatan Layar Lebar, Film TV, dan Sinetron`, Rabu (7/11).Hadir pula dalam acara itu, Ketua KPI Yuliandre Darwis. Diungkapkan, permasalahan ini berdasarkan tayangan di televisi yang mencitrakan personelnya sebagai petugas yang loyo, bisa dibayar, dan salah memasang tanda pangkat. Kadivhumas Polri melanjutkan keluhannya perihal citra polisi yang tayang di televisi. Suatu saat dia dikomplain oleh seniornya di kepolisian.“Saya terus terang mendapatkan komplain dari mantan Wakapolri, saya dikoreksi,  ada itu sinetron, primetime lagi, antara jam tujuh sampai jam delapan malam, masa polisi nangkap penjahat, kemudian penjahatnya bayar, terus dibebaskan?,” tutur Kadivhumas Polri.

Selain itu, sambung Kadivhumas Polri, ada pula pemasangan tanda pangkat di seragam dinas polisi yang awur-awuran di sinetron. Polisi tak mau kesalahan-kesalahan itu terus diulang oleh rumah produksi sinetron dan tayangan lain.“Pakaian seragamnya nggak betul, itu makanya kita menyiapkan diri membentuk tim asistensi untuk membantu, supaya betul betul apa yang dilakukan production house atau produser stasiun televisi sesuai dengan aturan,” kata Kadivhumas Polri.Tim asistensi yang terdiri dari beberapa satuan kerja akan dibentuk oleh Divisi Humas Polri, khusus untuk mendampingi para kreator supaya tak salah dalam menampilkan sosok polisi di tayangan yang mereka bikin, mulai dari level televisi sampai layar lebar. Namun untuk sementara, Kadivhumas Polri mempersilakan para kreator untuk berkonsultasi ke Kepala Bagian Mitra Biro Penerangan Masyarakat Divhumas Polri, Kombes Pol Cahyo Budi Siswanto, untuk mendapatkan arahan yang benar sebelum memproduksi tayangan.“Dan saya minta pada ketua KPI untuk memberikan referensi pada rekan rekan kita yang memproduksi film, FTV, sinetron. Mari kita jaga sama sama produksinya. Kreatif boleh, tapi harus tetap berpikir jangka panjang, kedepan, dan bermanfaat,” jelas Kadivhumas Polri.Kadivhumas Polri mengapresiasi tayangan yang menampilkan polisi dengan baik, seperti tayangan acara realitas (reality show) yang menampilkan penindakan polisi terhadap situasi tertentu. Ada pula film The Raid yang menampilkan dengan benar bagaimana polisi memegang terduga pelaku kejahatan, hingga bagaimana polisi memegang senjata. Demikian seperti diinformasikan melalui laman resmi NTMC Polri, (Hms Pol).