Beranda Informasi Serta Merta Diketahui Rem Tangan Bermasalah, Tiga Bus Dilarang Beroperasi

Diketahui Rem Tangan Bermasalah, Tiga Bus Dilarang Beroperasi

0

Humas.polri.go.id – Cirebon. Tiga bus jurusan Rajagaluh-Cikarang yang sedang mangkal di Terminal Rajagaluh dikenakan tilang oleh Satuan Lalu Lintas Polres Majalengka terkait hasil pengecekan rem tangan kendaraan tersebut yang tidak berfungsi.

Tilang yang dikenakan terhadap kendaraan yang sedang mangkal di terminal ini dilakukan kepolisian ketika kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan terhadap sejumlah kendaraan umum menjelang natal dan tahun baru sekaligus pelaksanaan Operasi Lilin Lodoya 2018 menjelang tahun baru 2019.

Disampaikan Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Mariyono didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Majalengka Yusanto Wibowo, pemeriksaan kendaraan umum terutama angkutan umun antar kota dalam provinsi serta angkutan umum Antar Kota antar Provinsi meliputi pengecekan lampu-lampu, kelayakan ban, kaca dan kelayakan rem pada roda depan dan roda belakang serta perlengkapan adminstrasi kendaraan.

“Hasil pengecekan ada tiga bus jurusan Rajagaluh – Cikarang dinyatakan tidak layak jalan karena rem tangan tidak berfungsi, terhadap kendaraan tersebut dikenakan sanksi tilang, dan tidak diperkenankan jalan sebelum memperbaiki rem kendaraannya,” ungkap Kapolres Mariyono.

Menurut Kapolres hal itu dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada para penumpang kendaraan serta awak angkutan itu sendiri, terlebih menjelang libur natal dan tahun baru jumlah penumpang diperkirakan akan mengalami peningkatan, baik antar kota maupun antar provinsi.

Kerusakan kendaraan tidak hanya akan mengancam para penumpangnya dan awak angkutannya melainkan juga akan mengancam kendaraan lain jika kecelakaan terjadi.

“Pemeriksaan sebagai langkah antisipasi kemungkinan kecelakaan terjadi terutama akibat unsur kesengajaan. Pemilik kendaraan serta awak angkutan tidak boleh membiarkan kendaraannya rusak karna akan mengancam keselamatan jiwa,” kata Mariyono yang mengaku akan terus melakukan pemeriksaan kendaraan ke tiap terminal.

Dia berharap para sopir dan kernet senantiasa mematuhi peraturan berlalulintas serta jangan pernah mengkonsumsi obat-obatan seperti narkoba di saat mengemudi.

“Kami harapkan agar mereka selalu berhati-hati dalam mengemudi kendaraan. Termasuk stop pelanggaran, stop kecelakaan karena semua itu demi keselamatan untuk kemanusiaan,” ungkap Kapolres.