Beranda SATKER DIVHUMAS POLRI Kapolri Akan Membentuk Satgas Pengaturan Skor

Kapolri Akan Membentuk Satgas Pengaturan Skor

0

humas.polri.go.id – Jakarta. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia ( Kapolri) Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A.Ph.D, akan memimpin secara langsung satgas yang sudah dibentuk untuk mengusut kasus pengaturan skor dalam sepak bola Indonesia.

Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A.Ph.D saat hadir dalam acara Mata Najwa yang bertajuk ” PSSI Bisa Apa Jilid 2″, Rabu (19/12/2018).

Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A.Ph.D juga mengungkapkan keprihatinannya saat mendengar adanya match fixing atau pengaturan skor dalam persepakbolaan Indonesia. “Dengan isu-isu match fixing saya prihatin. Tapi sampai saat ini sepertinya belum pernah dibuktikan.

Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A.Ph.D merasa tertantang untuk membongkar kasus tersebut dan memberikan apresiasi kepada Manajer Madura FC Januar Herwanto, Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani, dan Manajer Persekam Metro FC Bambang Suryo yang berani membuka informasi mengenai mafia match fixing di Indonesia. “Apa yang kita lihat dan dengar, saya pribadi memberi apresiasi luar biasa karena ini bisa untuk menjadi pintu untuk membuka masalah ini. Penjelasan dari mereka bisa menjadi pintu masuk karena adanya bukti yang diberikan.

Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A.Ph.D menyebut kalau kasus yang diderita oleh Lasmi Indaryani merupakan kejahatan penipuan. Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A.Ph.D kemudian memberikan penjelasan cara kerja satgas yang sudah dibentuk. Pertama, satgas akan masuk dari keterangan para mantan pelaku dan korban pengaturan skor tersebut.

Satgas juga sudah memberikan surat kepada Januar Herwanto supaya mau memberikan klarifikasi terkait tawaran dari mantan anggota exco PSSI, Hidayat.

Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A.Ph.D akan mengendalikan sendiri tim satgas tersebut dengan memanggil Polisi berpangkat bintang satu dan dua untuk menjadi anggota penyelidik. “Saya akan kendalikan sendiri tim satgas tersebut. Satgas ini nantinya saya bentuk dengan bintang 1 dan dua. Ada bagian lapangan yang akan mengontrol dan mengolek informasi dan juga akan menjaga kerahasiaan dan keselamatan pemberi informasi. (Hms Pol.)