Beranda SATKER DIVHUMAS POLRI Kominfo Luncurkan Cyber Drone 9 untuk Memantau Website dan Akun Media...

Kominfo Luncurkan Cyber Drone 9 untuk Memantau Website dan Akun Media Sosial

0

 

Humas.polri.go.id – Indonesia akan menyelenggarakan Pemilu serentak pada 17 April 2019. Rakyat Indonesia nantinya tidak hanya memilih Presiden dan Wakil Presiden tapi juga anggota legistaltif. Menjelang Pemilihan Serentak 2019 tersebut, bermunculan berbagai berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian. Penyebarannya semakin cepat dan masif dengan menggunakan teknologi informasi.

Dra. Ibu Mariam F. Barata selaku Direktur Tata Kelola Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia menyebut penyebaran berita hoaks menjelang Pemilu merupakan satu fenomena yang timbul di tengah masyarakat yang dibarengi dengan minimnya literasi sehingga cenderung masyarakat lebih.

“Karena biasanya saat menerima informasi yang banyak, orang lebih suka memilih informasi yang yang ia sukai, yang sesuai dengan ideology dia, oleh karena itu juga ibu-ibu yang cukup banyak memberikan sumbangsi dalam kasus hoak dan ujaran kebencian,”ungkapnya kepada awak media ketika ditemui saat selesai mengisi materi dalam Diskusi Publik yang diadakan oleh Polda Sultra di Claro Hotel Pada Rabu 20/2/2019.

Pihaknya di Kominfo telah melakukan penelitian terkait dengan tingkat membaca masyarakat dan hasilnya kata dia, setiap orang secara rata-rata hanya bisa membaca 70 kata saja secara fokus di media sosial dan mereka share tanpa membaca lebih lanjut, hal inilah juga yang menajdi salah satu faktor yang menambah kasus maraknya penyebaran hoaks di media sosial.

“Jenis hoaks itu terdiri dari beberapa konten misalkan konten palsu, konten menyesatkan, konten tiruan, konten propaganda seperti yang terjadi di Papua yang dikatakan para masyarakatnya ingin merdeka atau seperti konten yang tidak sesuai fakta yang terjadi saat kecelakaan mobil dan mobilnya itu ditambahkan logo salah satu partai politik,