Beranda SATKER DIVHUMAS POLRI HARI BHAYANGKARA KE 73, POLRI SIAP JALANKAN INTRUKSI PRESIDEN

HARI BHAYANGKARA KE 73, POLRI SIAP JALANKAN INTRUKSI PRESIDEN

0

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) siap menindaklanjuti lima instruksi Presiden Joko Widodo. Adapun instruksi tersebut sebelumnya disampaikan Jokowi saat menjadi Inspektur Upacara Parade Peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Rabu, (10/4/2019).

“Kami juga siap menindaklanjuti lima instruksi Bapak Presiden dan mempedomaninya dalam pelaksanaan tugas,” tegas Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat menyampaikan sambutannya di hadapan Presiden Jokowi dan tamu undangan yang hadir.

Sebagaimana disampaikan Jokowi dalam upacara, kelima instruksi tersebut diantaranya,

pertama, meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, guna menghadapi berbagai tantangan tugas yang semakin kompleks, serta untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Kedua, mengedepankan strategi pemolisian proaktif dan tindakan humanis dalam mencegah dan menangani berbagai permasalahan sosial di masyarakat.

Ketiga, meningkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, mudah, murah, cepat, secara konsisten dan berkelanjutan.

Keempat, meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum, guna mewujudkan penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Kelima, memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan TNI, Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, serta masyarakat, dalam memelihara keamanan dalam negeri.

“Kami mohon doa dan dukungan dari Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden, pimpinan Lembaga Tinggi Negara, pimpinan Kementerian/Lembaga, seluruh anggota DPR, DPD, MPR, mitra kerja, senior dan sesepuh Polri dan TNI, serta seluruh masyarakat Indonesia, agar Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya, dalam mengemban tugas memelihara keamanan dalam negeri,” tambah Tito.

Selain instruksi itu, Polri turut berjanji untuk terus menjaga stabilitas Kamtibmas, menuntaskan tahapan Pemilu 2019, hingga momentum pelantikan pada Oktober 2019 mendatang. Juga memelihara stabilitas keamanan dalam negeri pasca pelantikan, sehingga Pemerintah dapat melaksanakan program-program pembangunan dengan lancar, guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pendapatan nasional.

“Dengan demikian tersimpan harapan kepada Bapak Presiden, kiranya tunjangan kinerja anggota TNI dan Polri di masa kepemimpinan 5 tahun ke depan Insyaallah dapat meningkat menjadi seratus persen,” sebut Tito melanjutkan.

Namun demikian, Kapolri tetap mengucapkan terima kasih atas peningkatan tunjangan kinerja bagi personel Polri, bersama dengan TNI, sebesar 70 persenyang telah terlaksana selama 1 tahun, mulai tanggal 1 Juli 2018. Berkaitan dengan Hari Bhayangkara, Tito bersyukur, sampai dengan saat ini Polri tetap survive melaksanakan tugasnya sebagaimana diatur undang-undang.

Polri yang saat ini memiliki anggota 446.873 personel, tersebar pada 34 Polda di 34 Provinsi, 461 Polres di 514 Kabupaten/Kota, serta 4.872 Polsek di 7.201 Kecamatan, bersama-sama dengan TNI dan komponen-komponen bangsa lainnya menjadi pilar keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Berbagai perbaikan yang dilaksanakan oleh Polri selama 3 tahun terakhir melalui Program Promoter berjalan dengan baik. Adapun program  tersebut dititikberatkankan pada peningkatan kinerja, perbaikan kultur, dan manajemen media.

“Tiga tahun implementasi Program Promoter telah menunjukkan hasil yang baik. Kepercayaan publik terhadap institusi Polri terus meningkat. Polri pada tahun 2016 termasuk dalam 3 institusi dengan kepercayaan publik rendah, dan saat ini berdasarkan hasil survei yang diselenggarakan oleh berbagai lembaga yang kredibel, telah berada pada 3 besar lembaga yang dipercaya publik,” beber Tito dengan bangganya.

Polri juga dapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang diraih Polri selama 6 tahun berturut-turut. Yakni mulai dari tahun 2013 sampai dengan 2018, peningkatan Nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Polri, dari 72,11 di tahun 2017 menjadi 74,08 di tahun 2018.

“Peningkatan Indeks Reformasi Birokrasi Polri, dari 73,65 di tahun 2017 menjadi 75,18 di tahun 2018, serta terwujudnya 69 Zona Integritas di lingkungan Polri,” jelas Tito.

Berbagai capaian Polri,  khususnya dalam menghadapi berbagai agenda nasional sepanjang tahun 2018 dan 2019 diakui Jokowi. Mulai dari pengamanan Asian Games di Jakarta, Sumsel, Jabar, dan Banten; Asian Para Games di Jakarta; IMF-World Bank Annual Meeting 2018 di Bali; Pilkada Serentak 2018 di 171 wilayah; tahapan Pemilu 2019; Ramadhan dan Idul Fitri 2019; sampai dengan operasi penanganan bencana di berbagai daerah.

“Berbagai capaian yang diraih oleh Polri tersebut, akan mendorong Polri untuk terus melaksanakan perbaikan guna mendapatkan kepercayaan publik yang amat penting di era demokrasi ini,” ujar jenderal bintang empat itu.

Sekedar informasi, HUT Bhayangkara ke-73 di Monas kali ini digelar cukup meriah. Beragam atraksi ditampilkan diantaranya, marching band oleh 100 Polwan, rempak gendang, bela diri Eskrima Brimob, aksi 22 penerjun payung gabungan antara Polri dan TNI, Bhayangkara Flight, dan Drumband Taruna Akpol dan Akmil yang menunjukkan kuatnya sinergitas kedua institusi.

Dalam acara tersebut Presiden Joko Widodo menganugerahkan Bintang Bhayangkara Nararya terhadap empat anggota Polri. Yakni, Brigjen Dwiyono, Kombes Tommy Aria Dwianto, AKP Sriyono, dan Aiptu Sulastri. Sementara Kapolri Jenderal Tito Karnavian memberi penghargaan berupa pin emas, pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP), hingga kenaikkan pangkat luar biasa terhada 15 orang.  Mereka yang mendapat pin emas dan pendidikan SIP yaitu Bripka Mohammad Syaiful yang merupakan Bhabinkamtibmas Polres Poso.

Sementara yang mendapat pin emas dan kenaikkan pangkat luar biasa diantaranya, Bhabinkamtibmas Miangas (Poso) Brigpol Westia Rimpulaeng, Bhabinkamtibmas Sota (Papua) Brigpol Ibnu Abas, Bhabinkamtibmas Oiseli (NTT) Briptu Marsel B.W. Henukh, Bhabinkamtibmas Jurung Mulia Gamping (Sabang) Nurul Zahari.

Adapun yang mendapat pin emas yaitu, Babnsa Koramil 01 Poso Serka Mustang, Babinsa Miangas Serda Aser Papea, Babinsa Kampung Kota Serda Agustinus Menopause, Babinsa Oiseli Setia Herman Ndun, Babinsa Jurung Bay Pass Gampong Serka Zulfikar.

Kemudian, Lurah Kayamanya (Poso) Sutarjo, Lurah Miangas (Sulut) Yang Piter Lupa, Kades Sota (Papua) Adolof Mbanggu, Kades Oeseli (NTT) Jeskial Mina Mooy, dan Lurah Keuchik Gampong (Aceh) Adnan Hasyim.

(Sri/hms)