Polda Sumut

Polda Sumut Ungkap Pelaku Pencurian Handphone di Toko Union

Tribratanews.sumut.polri.go.id –  Pada hari Selasa, tanggal 22 Oktober 2019 sekira pukul 17.00 WIB ABU NIDAL dan ILHAM Als KODOK bertemu dengan M. DIMAS di sebuah warung yang berada di depan Toko Union Smart Phone Store Jalan Gagak Hitam No. 14-15 Medan. Di warung tersebut ILHAM mengajak ABU NIDAL dan ILHAM Als KODOK untuk melakukan pencurian Toko Union Smart Phone Store Jalan Gagak Hitam No. 14-15 Medan tersebut. Selanjutnya ABU NIDAL dan ILHAM Als KODOK melakukan pemantauan sampai tutup pada pukul 23.00 WIB. Kemudian pada hari Rabu, tanggal 23 Oktober 2019 sekira pukul 02.03 WIB ABU NIDAL dan ILHAM Als KODOK menjemput M. DIMAS. Setelah bertemu ABU NIDAL menyuruh M. DIMAS memantau situasi di Pos PP yang berada di depan Toko Handphone. Selanjutnya ABU NIDAL dan ILHAM Als KODOK memanjat Plang merk Toko, naik ke Lt 2 dan membuka jendela kaca yang tidak terkunci selanjutnya masuk ke ruangan Lt 2. Dari Lt 2 kemudian menuju ke lLt. 1 dengan cara merusak pintu menggunakan Obeng yang sudah disiapkan tersangka ABU NIDAL. Tiba di Lt. 1 ABU NIDAL menuju meja Kasir dan menemukan mangkok berisi kunci lemari dan kunci pintu. Dari lemari tersangka mengambil 61 (enam puluh satu) unit Handphone Samsung berbagai type. Selanjutnya ABU NIDAL dan ILHAM Als KODOK memasukkan 61 (enam puluh satu) Handphone tersebut ke dalam Tas yang ditemukan di dalam Toko.

ABU NIDAL dan ILHAM Als KODOK keluar membawa Handohone dari toko dengan membuka pintu toko selanjutnya menginap di Hotel Selayang Pandang atas pesanan M. NAIM teman dari ABU NIDAL.

Pada hari Kamis, tanggal 24 Oktober 2019, ILHAM membawa 8 (delapan) unit Handphone Samsung, pukul 06.00 WIB ABU NIDAL dan M. DIMAS pindah ke Hotel Bukit Permai diantar oleh M.NAIM. Pukul 07.00 WIB M. NAIM meminta ijin kepada ABU NIDAL untuk menjual 1 (satu) unit Handphone merk Samsung type A30.

Pukul 14.00 WIB, ABU NIDAL dan M. DIMAS menemui ANDIRA NASUTION di depan Lapas Tg. Gusta dan menyerahkan 41 (empat puluh satu) unit Handphone untuk dijualkan.

Tersangka :

  1. ABU NIDAL, 21 Tahun, Islam, Wiraswasta, Jalan Binjai Km 8,5 No. 54 Kel. Lalang Kec. Medan Sunggal Kota Medan, peran ikut merencanakan pencurian. Pernah menjalani hukuman selama 2,6 Tahun terkait kasus pencurian pada tahun 2017 di Jalan Sunggal.
  2. MUHAMMAD DIMAS AKBAR, 19 Tahun, Islam, Wiraswasta, Jalan Sunggal Lk. VII Kec. Medan Sunggal Kota Medan, peran sebagai joki setelah pencurian. Pernah menjalani hukuman selama 2,5 tahun terkait kasus Narkoba/pemakai pada tahun 2014 TKP Sunggal.
  3. M. NAIM, 30 Tahun, Islam Wiraswasta, Jalan Sunggal Serba Setia Gg. Kuini Kel. Sunggal Kec. Medan Sunggal Kota Medan, peran sebagai kurir yang menjual Handphone hasil curian.
  4. ILHAM, Otak Pelaku yang merencanakan Pencurian, (DPO)
  5. A. NASUTION Als BOTAK, peran sebagai kurir utnuk menjualkan 41 (empat puluh satu) unit Handphone merk Samsung (DPO)

Pasal yang dilanggar :

Pasal 363 dan atau Pasal 480 KUHPidana (ancaman hukuman 7 tahun).

Barang Bukti :

–              13 (tiga) belas unit Handphone merk Samsung berbagai type (Baru, dalam kemasan Kotak)

–              5 (lima) unit Handphone yang digunakan tersangka

–              1 (satu) unit Sepeda Motor Honda Metic Genio.

–              1 (satu) unit Sepeda Motor Yamaha Aerok BK 4799 AIA

(rs)

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of