Uncategorized

POLSEK SUNGAI KERUH MUBA IKUTI PANEN BERSAMA PADI ORGANIK DI DESA JIRAK

Humas Polres Muba – Kapolsek Sungai Keruh IPTU DARMAWANSYAH, SH, MH bersama unsur terkait, Rabu (12/08/2020) Pagi mengikuti Panen Bersama Padi Organik Program CSR PT.Pertamina EP di Desa Jirak Kec.Jirak Jaya Kab.Muba bersama Salah satu diantaranya Kelompok Bina Tani Organik Desa Jirak.

Dikatakan kapolsek, Kelompok tani yang mendapatkan CSR dari PT Pertamina EP Asset 2 dengan pendampingan Konsultan Pertanian CARIOS dari Ciamis ini, melakukan panen perdana Padi SRI (Sustainable Rice Intensification) Organik.

“Ini merupakan metode Padi SRI Organik ini masyarakat sangat bersyukur. Karena, sebelumnya panen 1 hektar hanya bisa mendapatkan 1 ton, sekarang panennya 1 hektar bisa mencapai 7,4 ton,” ujar kapolsek, Kamis pagi (13/8/2020).

Kecamatan Jirak Jaya memiliki potensi lahan persawahan seluas 334 hektar. Namun, dari luas lahan itu yang baru terkelola sebagai lahan persawahan hanya sekitar 167 hektar. Hal itu disebabkan, banyak petani tidak ingin ambil resiko karena seringnya terjadi kegagalan baik akibat dari serangan hama, ancaman cuaca, perubahan musim tanam akibat perubahan cuaca dan bencana alam.

“Saat ini, Jirak sudah sangat baik dalam usaha masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan untuk dijadikan apotik hidup dan tanaman lain untuk menunjang kebutuhan hidup. Padi organik yang usahakan masyarakat Jirak ini mengunakan bahan baku untuk membuat MOL berasal dari tanaman di pekarangan masyarakat, begitu juga pemanfaatan lahan sawah sebagai penunjang pokok ketahanan pangan,” beber dia.

Pemerintah akan mengupayakan bantuan alat-alat pertanian dan pengelolaan padi, sehingga dapat menunjang peningkatan produksi padi di Kecamatan Jirak Jaya. “Selain itu, produksi padi organik ini nantinya terus ditingkatkan dan akan di dipasarkan secara luas untuk memenuhi kebutuhan pasar,” ucap dia.

Asmen LR Pertamina EP Asset 2 Pedopo Field, Ferry Prasetyo, mengatakan, CSR yang diberikan kepada Kelompok Bina Tani Organik Desa Jirak meliputi pendidikan, penelitian, pelatihan dan pendampingan program budidaya Padi SRI dengan bimbingan Konsultan Pertanian CARIOS dari Ciamis.

“Pada kegiatan panen ini, adalah bagian dari keseluruhan tahapan tersebut, khsusunya tahapan penelitian, yakni untuk membuktikan bahwa lahan padi yang tersedia di Desa Jirak dapat menembus angka target 10 Ton dengan metode SRI,” kata dia.

Sementara, anggota Kelompok Bina Tani Organik Desa Jirak, Masduki, mengatakan, dirinya dan anggota kelompok tani sangat bangga dengan hasil panen yang dicapai. Dengan menggunakan metode Padi SRI Organik, hasil panen jauh lebih meningkat.

“Kita bersyukur dengan hasil yang dicapai saat ini. Biasanya kita 1 hektar itu 1 ton, kali ini 1 hektar hasilnya 7,4 ton. Memang belum mencapai target 1 hektar 10 ton, tipi kita bersyukur. Kedepan, target itu akan kita capai,” tandas dia.(aajm/amr/hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *