Uncategorized

Siaga Bencana Poslek Tarokan : Tutup akses Jalan Desa Terdampak Longsor

Tak hanya banjir yang diakibatkan hujan deras dalam beberapa hari terakhir. Terjadi pula longsor dan juga puluhan pohon yang tumbang.

Longsor terjadi di Dusun Bukaan, Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan kemarin (9/3). Mengakibatkan separo lebih badan jalan ambrol. Panjangnya sekitar 40 meter. Akibatnya, jalan menuju dusun itu ditutup.

Longsor terjadi sekitar pukul 09.00. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. “Sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa setempat, Muspika Tarokan, dan BPBD Kabupaten Kediri untuk mengupayakan penanganan akses jalan dengan cara manual,” ujar Kapolsek Tarokan Polres Kediri Kota  Iptu Karyawan Hadi yang dihubungi kemarin.

Iptu Hadi mengimbau warga agar menggunakan jalur alternatif. Yaitu melalui dusun lainnya, Dusun Sumberyuyu. “Mengingat sebagian badan jalan ambrol dan kondisi tanah juga belum dapat dipastikan akan terjadi longsoran tambahan atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya, upaya menutup jalan adalah satu-satunya pilihan. Meskipun ditutup mobilitas warga tak terganggu karena masih ada jalan lain yang bisa digunakan. “Tetapi itupun hanya bagi pengendara sepeda motor,” imbuhnya.

Sementara itu, pohon tumbang terjadi di sepuluh titik di wilayah Kabupaten Kediri. Untungnya, tidak ada korban dalam insiden ini. Meskipun demikian pihak BPBD meminta warga agar tetap waspada.

“Kami menerima laporan banyaknya pohon tumbang yang terjadi saat musim hujan. Mulai sore hingga malam hari,” kata Kasi Kedaruratan Johan Maras Ponda kemarin.

Pria yang karib disapa Jojo ini menyebutkan, salah satu pohon tumbang itu berada di Jalan Pamenang, Desa Sukorejo, Kecamatan Ngasem. Pohon berdiameter sekitar 30 sentimeter itu menutup badan jalan. Mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas dari dua arah.

Anggota BPBD langsung mendatangi lokasi. Mereka memotong batang pohon tersebut dengan gergaji mesin. Setelah proses pemotongan pohon tumbang selesai arus lalu lintas pun kembali lancar. “Kemarin teman-teman BPBD ke lokasi sekitar pukul 17.30 dan selesai pemotongan sekitar 1 jam,” sambung Jojo.

Jojo mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir ini hujan sering mengguyur wilayah Kediri dan sekitarnya. Dia meminta masyarakat agar lebih waspada. Terutama bagi warga yang berada di jalan agar berhenti dan mencari lokasi berteduh yang aman. Hindari berteduh di bawah pohon. Agar menghindari risiko pohon tersebut tumbang sewaktu-waktu.

“Kalau hujan deras berteduh saja di rumah warga atau tempat yang aman. sebisa mungkin menghindari berteduh di bawah pohon yang rindang,” sarannya.

Selain imbauan kewaspadaan ditujukan untuk pengguna jalan, Jojo juga meminta warga di rumah agar berhati-hati. Terutama yang sekitar rumah yang terdapat banyak pohon rindang. Dia menyarankan agar memangkas cabang pohonnya. Sehingga ketika ada angin kencang pohon tidak menimpa rumah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *