Polda Sulut

Kapolres Minsel Gelar Pertemuan dengan Pemerintah Kecamatan dan Desa di Wilayah Tompasobaru-Maesaan

MANADO, Humas Polda Sulut – Kapolres Minahasa Selatan (Minsel) AKBP S. Norman Sitindaon mengadakan pertemuan dengan pihak Pemerintah Kecamatan serta Pemerintah Desa di wilayah Kecamatan Tompaso Baru dan Kecamatan Maesaan, Selasa (11/05/2021).

Maksud dan tujuan pertemuan Kapolres dengan Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di Kecamatan Tompaso Baru dan Kecamatan Maesaan, dalam rangka membahas situasi kamtibmas agar tetap kondusif di wilayah tersebut.

“Masalah keamanan adalah tanggungjawab kita semua, bukan hanya Polri ataupun TNI. Kami meminta lebih banyak masukan, bantuan dan dukungan serta memberi informasi terkait para pelaku perkelahian, keributan, serta bersama-sama mencari solusi, jalan keluar sehingga permasalahan ini tidak berlanjut yang dapat menimbulkan korban jiwa,” ungkap Kapolres.

Polres Minsel meminta bantuan Pemerintah/Perangkat Desa, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama agar jangan bosan-bosan untuk memberikan imbauan kepada para pemuda supaya tidak terjadi aksi saling balas dendam yang berujung perkelahian antar kampung.

“Kami memberikan peringatan, terkait adanya perkelahian antar kelompok dengan menggunakan sajam, jika ditemukan akan kami tindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Semua permasalahan pidana yang dilaporkan ke pihak kepolisian lewat Laporan Polisi akan kami tuntaskan sesuai dengan ketentuan, peraturan hukum yang berlaku,” tambah Kapolres.

Terpantau dalam pertemuan ini, unsur Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di Kecamatan Tompaso Baru dan Kecamatan Maesaan, memberikan masukan, saran serta informasi terkait upaya menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah ini.

Di antaranya untuk mengaktifkan lagi Pos Kamling, peranan orang tua dalam pengawasan anaknya khususnya yang usia remaja, respons cepat Polsek dalam menyikapi setiap dinamika kamtibmas serta optimalisasi patroli kepolisian.

“Ke depan kita harus mampu memberi pembelajaran hukum kepada para pelaku keributan bahkan kejahatan, agar mereka tahu bahwa tidak ada yang kebal hukum,” tandas Kapolres Minsel.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *