Polda Banten

Lakukan Penelitian, Tim Puslitbang Polri Datangi Mapolres Cilegon

Kepolisian Daerah (Polda) Banten terima kunjungan Tim Puslitbang Polri dalam rangka penelitian di wilayah Polda Banten dan Jajarannya di Aula Serbaguna Mapolres Cilegon Polda Banten, Senin (12/07/2021).

Kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Tim Puslitbang Polri
Kombes Pol Harvin Raslin, SH dan didampingi oleh Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono, Wakapolres Cilegon, Kompol Mirodin S.H M.H serta dihadiri oleh Kompol Septi Astuti,S.T,M.A, Penata Yuli Pertiwi, SE., MM, Dr. Drs. Suryadi, M.T, Konsultan dari LIPI, Operator BBM Polres Cilegon tiap Satker.

Kapolda Banten Irjen Pol Dr. Rudy Heriyanto melalui Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono mengatakan bahwa kedatangan Tim Puslitbang Polri dalam rangka penelitian di wilayah Polres Cilegon Polda Banten.

“Puslitbang Polri melaksanakan penelitian dengan memberikan quisioner dan wawancara FGD dengan judul “Evaluasi Distribusi BBM di Lingkungan Polres Cilegon Polda Banten Dalam Mendukung Tugas Operasional Guna Mewujudkan Penguatan Pengawasan” di Polres Cilegon,” kata Sigit Haryono.

Sigit juga menjelaskan tujuan kegiatan ini yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan sistem perencanaan dan pengadaan BBM Kendaraan R4/R2 serta Kapal.

“Untuk mengetahui dan menganalisis sistem distribusi BBM kendaraan R4/R2 serta Kapal dan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan sistem pengawasan distribusi BBM saat ini, serta untuk merumuskan tata kelola BBM yang tepat,” jelasnya.

Melalui pendekatan secara kuantitatif dan kualitatif, pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan 2 cara yakni penyebaran kuesioner secara online melalui HP/ android dan Focus Group Discussion (wawancara mendalam).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi berharap, “Agar dalam penelitian ini mendapatkan masukan/saran untuk dijadikan rekomendasi kebijakan strategis bagi pimpinan terhadap tata kelola distribusi BBM di lingkungan Polres Cilegon Polda Banten yang lebih baik lagi dalam mendukung tugas operasional guna mewujudkan penguatan pengawasan,” tandas Edy Sumardi.