Polda NTB, Polresta Bima

Tiga Pilar di Kota Bima, Tanam Mangrove di Kawasan Wisata Lawata

Kota Bima, NTB (3/12) – Pelestarian alam dan lingkungan menjadi poin penting yang mesti dipikirkan pemangku kepentingan di Kota Bima.

Bencana alam banjir dan tanah longsor misalnya, sebagai prototipe fakta yang acap terjadi, jika musim hujan di wilayah yang sebutannya Kota Tepian air ini.

Menyadari pentingnya pelestarian lingkungan itu, tiga pilar yakni Pemkot Bima Kota, Kodim 1608/Bima dan Polres Bima Kota menggiatkan program penghijauan.

Lokasi yang disasar untuk penghijauan itu, yakni kawasan wisata pantai Lawata.Kegiatan penghijauan denganĀ  penanaman pohon keras, produktif dan mangrove secara serentak yang dihadiri Kalak BPBD Hj Siti Jaenab, Kadis DLH Syarif Rustaman, Dandim 1608 Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal, Waka Polres Bima Kota Kompol Mujahidin, Danramil 01/Rasanae Kapten Inf Seninot Sribakti, Camat Rasanae Barat Hj Suharni, Lurah Dara Nurkomala, serta Gabungan Personil Kodim 1608 Bima, Polsek Rasanae Barat, Pol PP Kota Bima, BNPB Kota Bima dan UPT Kehutananan Maria Donggo masa, Komunitas Hijau Peduli Lingkungan serta warga masyarakat Lingkungan Wadu Mbolo Kelurahan Dara.

Pelaksanaan penghijauan penanaman pohon keras , produktif dan mangrove secara serentak dalam Rangka mengamankan kawasan pantai dari ancaman abrasi bertempat di Pantai Lawata.

Adapun jenis bibit pohon yang ditanam yaitu SP atau bakau, jumlah yang ditanam pada kisaran 300 batang bibit pada lahan basah mangrove maupun lahan pantai di kawasan pesisir Pantai Lawata seluas 1 hektar Kegiatan menanam bibit mangrove.

upaya menumbuhkan kesadaran sekaligus membudayakan gemar menanam dan memelihara pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan hidup dan abrasi pantai dari gempuran gelombang laut pada ekosistem mangrove pantai lawata Kota Bima.

Related Posts