[language-switcher]
Beranda  Berita

Densus 88 Ajak Guru di Koja Bersinergi Tangkal Paham Radikalisme di Sekolah

Koja, Jakarta Utara – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar kegiatan Sosialisasi Pencegahan Paham Radikalisme dan Intoleransi di lingkungan Sekolah, di Koja, Jakarta Utara, Jumat (16/2).

Kegiatan ini diikuti oleh 250 guru dari berbagai sekolah di wilayah Koja. AKBP Dofir, dari Direktorat Pencegahan Densus 88 AT, menyampaikan bahwa Densus 88 selain memiliki sisi militan dalam menangani aksi teror, juga memiliki sisi humanis.

“Sekolah merupakan salah satu tempat pintu penyebaran paham radikalisme,” kata Dofir.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh BRIN, Dofir mengatakan perlu sinergi antara Densus 88 dan seluruh instrument penyelenggara sekolah untuk menangkal paham radikalisme di lingkungan sekolah.

“Perkembangan penyebaran paham radikalisme ini sangat cepat, di social media banyak sekali konten radikalisme, sehingga Guru memiliki peranan penting untuk melakukan deteksi dini,” ujarnya.

SOSIALISASI KEBANGSAAN DENGAN MI MTS JAKUT

Dofir menekankan bahwa sekolah harus mencetak generasi penerus yang ingin memajukan bangsa Indonesia, bukan yang berniat untuk menghancurkan kesatuan bangsa.

“Dengan deklarasi ini guru memiliki tanggung jawab untuk mengawasi siswa, dan bisa melakukan upaya deteksi dini di lingkungan sekolahnya,” imbuhnya.

Febri Ramadhani, seorang mantan “returnis” dari Suriah, turut hadir dalam kegiatan ini. Febri menceritakan pengalamannya selama berada di Suriah dan mengajak seluruh guru agar membentengi muridnya dari paham radikalisme.

“Paham ini menyerang ideologi sehingga agak sulit untuk disembuhkan,” kata Febri.

Febri menekankan peran penting guru dalam menangkal paham radikal di lingkungan sekolah.

“Guru perlu mengetahui pola penyebaran paham radikalisme yang mengikuti perkembangan zaman,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman guru tentang bahaya paham radikalisme dan intoleransi, serta mendorong mereka untuk berperan aktif dalam mencegah penyebaran paham tersebut di lingkungan sekolah.

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

HUMAS MABES POLRI

Diikuti 136 Negara, Kadivhubinter Polri Hadiri Konferensi INTERPOL
Asrena Polri Kunjungi Menteri PANRB, Bahas Penguatan Kelembagaan Polri
Apresiasi Kapolri Atas Peran Muhammadiyah dalam Menjaga Kedamaian Selama Proses Pemilu
14 Personel Polri Jalani Latihan Instruktur Misi PBB di Italia
Kakorlantas Cerita Sinergitas Harmonis Kawal Mudik-Balik Lebaran 2024 Lancar dengan Semua Pihak
Kadiv Humas Polri Beri Penghargaan ke 7 Anggota dengan Nilai Sertifikasi Kompetensi Terbaik
Lihat Semua

HUMAS POLDA

Polda Maluku Bersama Polresta Ambon Gelar Bakti Sosial di Negeri Ulath dan Ouw
Polsek Bangun Resor Simalungun Berhasil Tangkap Pelaku Judi Togel Sidney di Warung Kopi
Polres Bangkalan Temukan Pemilik Sepeda Motor Tak Bertuan yang Viral di Jembatan Suramadu KM 4
Polisi Amankan Tersangka Pencabulan Anak Dibawah Umur di Pamekasan
Polisi Berhasil Ungkap Jaringan Peredaran Ganja 2 Kilogram dan Tangkap Pelaku di Kota Malang
Polres Gresik Pastikan Kasus Perampokan di PPS Gresik Rekayasa, HP dan Perhiasan Ternyata Digadaikan
Lihat Semua
WordPress Lightbox

bandar slot gacor