Beranda 4 Tersangka Perampok 20 Ton Kayu Manis Dibekuk Polisi, Dua Diburu

4 Tersangka Perampok 20 Ton Kayu Manis Dibekuk Polisi, Dua Diburu

0
4 Tersangka Perampok 20 Ton Kayu Manis Dibekuk Polisi, Dua Diburu

Version
Download 0
Total Views 12
Stock
File Size 1.41 MB
File Type unknown
Create Date 12 February 2019
Last Updated 12 February 2019
Download

Humas.polri.go.id (Medan) - Tim Pegasus Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan meringkus empat tersangka komplotan perampok 20 ton kayu manis yang diangkut satu unit truk kontainer di Jalan Asrama Medan, Rabu (6/2/2019) lalu.

Mereka yang diamankan adalah Haji Adnan Johan (pemilik gudang), Dedi (pekerja gudang), Rusli dan Surya keduanya bertugas sebagai agen. Sementara dua pelaku lain berinisial N dan B masih diburu keberadaannya.

Dari para komplotan ini, polisi mengamankan barang bukti seperti 1 truk fuso berikut gandengan dan konteiner L 8134 XI, 1 mobil Avanza merah maron, 472 goni kayu manis (11.800 Kg), 3 lembar siping/segel barang, 1 lembar bon faktur penerimaan barang dan 3 unit handphone.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira mengatakan, saat itu sopir dan kernet membawa mobil truk bermuatan 800 goni dengan berat 20 ton kulit kayu manis yang akan akan dikirim ke Jerman.

Truk bermuatan kayu manis itu dibawa dari Gudang PT Darin Indo Utama Jalan Sei Mencirim menuju Belawan yang dikendarai oleh sopir atas nama Endri Suswedi dan kernet Mardiansyah.

"Pada saat melintas di Jalan Asrama sebelum pintu tol Helvetia, mereka dirampok sekelompok orang tidak dikenal dengan menggunakan satu unit mobil Avanza yang dilakukan 5 orang pelaku," ujar Dadang saat rilis kasus, Senin (11/2/2019) sore.

Dikatakan Dadang, kemudian sopir dan kernetnya disekap lalu dilakban di dalam mobil pelaku dan dibuang di daerah Pantai Cermin Serdang Bedagai. Setelah lepas dari ikatan, sopir dan kernetnya kemudian menghubungi pihak keluarga agar memberi tau pihak angkutan, bahwa truk berisi kulit manis yang dirampok.

"Selanjutnya sopir dan kernet dijemput oleh rekan kerjanya kemudian menjumpai pihak pengangkutan/ekspedisi untuk melakukan pencarian truk tersebut. Pihak ekspedisi angkutan serta pemilik barang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Medan," ungkap Dadang. [Ar]