Berawal Perselisihan Pesta Miras Berujung Kematian Warga Kabupaten Bone

  • Version
  • Download 0
  • File Size 37.23 KB
  • File Count 1
  • Create Date 7 Juli 2020
  • Last Updated 7 Juli 2020

Berawal Perselisihan Pesta Miras Berujung Kematian Warga Kabupaten Bone

Humas.polri.go.id - Polsek Kajuara Polres Bone bertindak cepat setelah mendapatkan laporan tentang terjadinya peristiwa pembunuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, Senin (06/07/2020)

Personil dari Polsek Kajuara Polres Bone yang dipimpin Kanit Reskrim Bripka Hadasri Halim, SH segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) yaitu di Dusun Buhu Desa Waetuo Kecamatan Kajuara Kabupaten Bone dan melakukan olah TKP, sementara korban sebelumnya telah dibawa warga ke Puskesmas Balangnipa, namun setelah korban tiba di Puskesmas Balangnipa, nyawa korban tidak dapat tertolong (meninggal dunia), adapun identitas korban yakni RS alias KR, 34 tahun, pekerjaan petani, beralamat di Dusun Seppang Desa Gona Kec. Kajuara.

Selanjutnya Personil Polsek Kajuara Polres Bone setelah mengantongi identitas pelaku segera bergerak kerumah pelaku di Dusun Jawi-Jawi Desa Bulu Tanah dan berhasil mendapatkan pelaku dan barang bukti dan selanjutnya diamankan di Polsek Kajuara Polres Bone. identitas pelaku yakni FA, 20 tahun, pekerjaan swasta, beralamat di Dusun Jawi-Jawi Desa Bulu Tanah Kec. Kajuara.

Kanit Reskrim Polsek Kajuara Polres Bone Bripka Hadasri Halim SH, diruang kerjanya mengungkapkan bahwa pelaku dan barang bukti telah kami amankan di Polsek Kajuara Polres Bone. dan untuk korban sudah diambil pihak keluarga. adapun motif awal pembunuhan menurut Hadasri Halim adalah karena sakit hati, yaitu pelaku sebelumnya pesta miras bersama korban berteman kemudian terjadi perselisihan dan pelaku sempat dikeroyok di acara pesta miras tersebut, namun pelaku sempat melarikan diri dan pulang mengambil pisau/badik dirumahnya selanjutnya kembali ke tempat acara minum miras tersebut dan menemukan korban sehingga terjadi penganiayaan dengan senjata tajam tersebut yang mengakibatkan korban meninggal dunia di Puskesmas Balangnipa Sinjai.

” Pelaku dan barang bukti sudah kami amankan, untuk korban sudah diambil pihak keluarga, motifnya sementara masalah sakit hati karena sebelumnya korban bersama rekan-rekannya dan pelaku sama-sama minum minuman keras namun terjadi perselisihan sehingga pelaku dikeroyok namun pelaku sempat melarikan diri dan pulang kerumahnya ambil pisau/badik, selanjutnya mendatangi korban di tempat minum miras dan menemukan korban langsung melakukan penganiayaan dengan senjata tajam yang mengakibatkan korban meninggal dunia setelah tiba di Puskesmas Balangnipa. namun ini masih informasi awal, kami masih terus mendalami motifnya termasuk kemungkinan adanya pelaku atau tersangka lain dalam peristiwa tersebut, ” ungkap Hadasri.

Sementara itu Kapolsek Kajuara Polres Bone Iptu Samsu Rijal yang dikonfirmasi di ruang kerjanya di Polsek Kajuara Polres Bone juga mengungkapkan hal senada, pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polsek Kajuara Polres Bone, Kapolsek juga telah memerintahkan Kanit Reskrim untuk segera mendalami dan mengungkap motif serta kemungkinan adanya pelaku lainnya, disamping itu pendekatan kepada pihak keluarga korban telah dilakukan untuk meredam kemungkinan adanya aksi balasan, dan disampaikan bahwa kejadian tersebut telah ditangani Polsek Kajuara Polres Bone.

” Ya, pelaku dan barang buktinya sudah kami amankan di Polsek Kajuara Polres Bone, saya sudah tekankan kepada pak Kanit Reskrim Bripka Hadasri Halim SH untuk segera mendalami dan mengungkap motif termasuk kemungkinan masih adanya pelaku lainnya, kami juga telah melakukan pendekatan kepada pihak keluarga korban agar menyerahkan penanganannya kepada kami di Polsek Kajuara Polres Bone,” tutur Samsu Rijal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *