Beranda Jajaran Ditreskrimum Mem-Back Up Polsek Kalidoni, Menggeledah Sebuah Rumah Kayu Bercat Hijau...

Jajaran Ditreskrimum Mem-Back Up Polsek Kalidoni, Menggeledah Sebuah Rumah Kayu Bercat Hijau Di Tepi Jl Residen

0
Jajaran Ditreskrimum Mem-Back Up Polsek Kalidoni, Menggeledah Sebuah Rumah Kayu Bercat Hijau Di Tepi Jl Residen
Jajaran Ditreskrimum Mem-Back Up Polsek Kalidoni, Menggeledah Sebuah Rumah Kayu Bercat Hijau Di Tepi Jl Residen

Version
Download 1
Total Views 10
Stock
File Size 956.00 KB
File Type unknown
Create Date 21 June 2018
Last Updated 21 June 2018
Download

Jajaran Ditreskrimum Mem-Back Up Polsek Kalidoni, Menggeledah Sebuah Rumah Kayu Bercat Hijau Di Tepi Jl Residen

Polda Sumsel – Polda Sumatera Selatan hari ini merespons cepat laporan masyarakat. Sekira pukul 12.45 wib, jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) mem-back up Polsek Kalidoni Palembang, menggeledah sebuah rumah kayu bercat hijau di tepi Jl Residen A Rozak, Kecamatan Kalidoni, Palembang.

Tepatnya di depan Kompleks RBO Sapta Marga Kelurahan Kalidoni Palembang. Di salah satu pohon depan rumah terdapat papan bertuliskan “Muslim Areas”.

Rumah itu tak berpenghuni, kondisi dalam rumah tersebut berantakan dan kotor. Polisi mengamankan sejumlah barang, seperti buku-buku tentang kajian agama, salah satunya berjudul “Wali Allah versus Wali Setan”.

Lalu selembar kertas bertuliskan,” Jangan menghakimi yang tak kau ketahui, jangan mencintai yang tak kau percayai.”

Selanjutnya diamankan perlengkapan muslim dan muslimah, tasbih, baju koko warna krem dalam kantong plastik, ayam kampung, dan lainnya.

Dalam rumah juga ada dispenser rusak, beberapa panci aluminium, jeriken warna putih. Kami cepat merespons laporan masyarakat.

Makanya, langsung kami antisipasi, ujar Kapolda Sumsel. Di dinding rumah, terpasang foto keluarga yang diduga keluarga RS. Belum diketahui kaitan RS dengan barang-barang itu. Sejauh ini belum ada kaitan apa-apa.

Namun, masih kembangkan lebih lanjut, sambungnya. Ditambahkannya, upaya tersebut untuk mencegah sedini mungkin agar aksi teror tidak terjadi lagi.

Menurut keterangan satpam Kompleks RBO Sapta Marga, Taufik (42), dia mengenal RS sebagai pedagang tanaman. Sering datang mengurus tanamannya, namun beberapa hari belakangan memang tidak kelihatan.

Mungkin ada di Kenten Laut, tempat mertuanya, ujar Taufik. Taufik mengaku tidak tahu persis mengapa ada penggerebekan. Sebab selama ini menurutnya tidak ada yang mencurigakan.

Beliau (RS) orangnya baik, sering salat dan jadi imam di masjid, tukasnya. Senada dikatakan Ida, istri dari Ketua RT 01 Yani Efendi.

Tidak ada yang aneh dari RS, si penjual tanaman hias. Orangnya alim dan membaur dengan masyarakat. Juga terdaftar sebagai warga RT 01, singkatnya.