“KAPAL POLISI BISMA – 8001 DITPOLAIR KORPOLAIRUD TIBA DAN SANDAR DI JAYAPURA”


Version
Download 0
Total Views 39
Stock
File Size 20.00 KB
File Type unknown
Create Date 8 September 2019
Last Updated 9 September 2019
Download

Menempuh perjalanan sekira 50 jam dari Bitung Sulawesi Utara, Kapal Polisi Bisma - 8001 Ditpolair Korpolairud telah tiba di Papua. Kapal patroli klas A buatan Spanyol itu, tiba dan sandar di Pelabuhan Jayapura Papua sekira pukul 05.53 Wita, Sabtu (7/9).

Dengan ukurannya yang cukup besar yakni panjang 61 meter, Kapal Polisi Bisma dilengkapi dengan helypad (landing helikopter dock) yang berfungsi dan berkemampuan lepas landas helikopter berbagai type.

Sementara mereka merapat ke dermaga, sudah menunggu Dirpolair Korpolairud Brigjen Pol. Drs. Lotharia Latif, S.H., M.hum, Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol. Yulius Bambang Karyanto dan sejumlah Perwira dari Polda Papua. Mereka kemudian saling memberi penghormatan, berjabat tangan dan berfoto bersama di atas helypad kapal.

Dalam arahan apel pagi sekaligus melaporkan perihal kedatangan KP. Bisma ini kepada Kapolri, Dirpolair Korpolairud yang kali ini didampingi oleh Dirpolairud Polda Papua Kombes Pol. Yulius Bambang Karyanto mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan pengecekan kesiapan kapal dan menyampaikan arahan - arahan dan penekanan kepada personel awak kapal bahwa penugasan di wilayah Papua ini adalah dalam rangka penugasan pemulihan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Selamat datang di Papua, selanjutnya kita akan langsung memulai dan melanjutkan tugas kita sesuai arahan Pimpinan Polri. Maka Ditpolair dengan kapal - kapal patrolinya akan secara maksimal melaksanakan berbagai kegiatan antara lain sebagai berikut :
1. Menentukan zona - zona penugasan patroli Polairud baik kapal dari Polairud Polda maupun Mabes Polri.
2. Melaksanakan patroli perairan gabungan baik dengan personil Polairud Polda maupun personel dari Brimob Mabes BKO Polda Papua.
3. Melaksanakan kegiatan Binmas Perairan kepada kelompok - kelompok masyarakat baik dari masyarakat lokal Papua maupun masyarakat pendatang.
4. Melaksanakan upaya preemtif dan preventif berupa pelayanan masyarakat perairan, pesisir dan kawasan secara terpadu.
5. Melaksanakan koordinasi dengan satuan - satuan dari unsur TNI yang tengah bertugas di Perairan Polda Papua guna menjaga soliditas dan sinergitas antara TNI dan Polri.
Saya minta, beberapa point yang saya sampaikan pagi ini dapat dipahami, dimengerti dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab", Brigjen Latif dalam arahannya.

Diketahui bahwa Papua dan Papua Barat saat ini masih menjadi fokus perhatian Pemerintah (TNI dan Polri) dalam rangka proses pemulihan keamanan masyarakat pasca terjadi beberapa demonstrasi yang berujung ricuh baik di Jayapura, Manokwari dan Sorong Papua Barat.

"Harapan kami, upaya pemulihan perdamaian di bumi Cendrawasih ini akan semakin cepat tercapai dengan kehadiran kapal patroli dan personel kita. Karakteristik wilayah Papua dan Papua Barat dengan berbagai pulau - pulaunya serta mata pencaharian penduduk sebagai nelayan, tentu akan sangat berhubungan dengan tugas kita sehari hari. Mohon doanya penugasan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses", tutup Dirpolair.

(Humas Ditpolair Mabes)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *