Beranda Kapolres Sergai Bersama Dandim dan Bupati Sergai Kompak Mengajak Masyarakat Peduli Sampah

Kapolres Sergai Bersama Dandim dan Bupati Sergai Kompak Mengajak Masyarakat Peduli Sampah

0
Kapolres Sergai Bersama Dandim dan Bupati Sergai Kompak Mengajak Masyarakat Peduli Sampah

Version
Download 0
Total Views 9
Stock
File Size 1.43 MB
File Type unknown
Create Date 22 February 2019
Last Updated 22 February 2019
Download

Memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2019, Kapolres Sergai AKBP H. Juliarman Eka Putra Pasaribu didampingi Dandim 0204/DS Letkol Kav Syamsul Arifin SE MTr (Han) bersama Bupati Sergai, Ir. H. Soekirman mengajak Masyarakat agar peduli dengan sampah bertempatkan di lokasi Pembuangan Akhir (TPA) Desa Sei Parit Kecamatan Sei Rampah, Sergai. Kamis (21/2/2019) pagi.

Kegiatan ini turut dihadiri Pabung 02/04 DS Mayor Inf m Sirait, Ormas, Tokoh Pemuda, LSM dan Insan Pers, Tokoh Masyarakat, Camat, Kepala Desa serta puluhan pasukan TNI dan Polri.

Kesempatan itu, Bupatii Ir H Soekirman menyampaikan bahwa Pada tanggal 21 Februari 2019 ini adalah Hari Peduli Sampah Nasional, kita di Sergai membangun pengetahuan tentang kondisi persampahan di lingkungan kita, dengan cara melakukan kunjungan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Sementara itu, Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.Sos, SIK, M.Si dalam amanatnya menyampaikan, peringatan HPSN tahun 2019 sengaja dilakukan di TPA dengan tujuan untuk mengajak masyarakat agar peduli dengan sampah karena sumber sampah berasal dari : rumah tangga, pertanian, perdagangan perkantoran dan industri.

"Selain itu juga sampah berasal dari sisa bangunan dan konstruksi gedung, jalan raya, kegiatan pertambangan dan peternakan perikanan," ucap Kapolres AKBP Juliarman.

"Lokasi dan pengelolaan sampah yang tidak terkontrol akan dapat menjangkitkan penyakit seperti diare, korela, tyfus dan lainnya sehingga dapat berdampak pada lingkungan dengan memunculkan aroma tidak sedap sementara lingkungan merupakan bagian dari integritas kehidupan manusia yang harus dipandang sebagai salah satu komponen ekosistem yang memiliki nilai untuk dihormati, dihargai dan dijaga kelestariannya," ujarnya.

Untuk itu, lanjut AKBP Juliarman Perilaku positif dari manusia terhadap lingkungan dapat menyebabkan lingkungan tetap lestari sebaliknya perilaku negatif dapat menyebabkan lingkungan menjadi rusak.

Ia menambahkan, bahwa Pada peringatan HPSN mengajak semua elemen masyarakat untuk menghargai kehidupan bersama, merasa memiliki tanggungjawab moral terhadap alam semesta serta mencintai menyayangi dan melestarikan alam dan isinya karena manusia diciptakan bertanggungjawab dalam kebersihan lingkungannya. (MS)