Meski Bukan Member, Keluarga Cendana AHS Terima Aliran Dana dan Mobil Mewah Dari MeMiles ________________________________________


Version
Download 0
Total Views 4
Stock
File Size 256.00 KB
File Type unknown
Create Date 22 Januari 2020
Last Updated 22 Januari 2020
Download

Keluarga cendana AHS disinyalir bukan sekadar mamber biasa di MeMiles. Pasalnya, AHS menerima aliran dana dan mendapatkan reward, kendati tidak melakukan top up, layaknya member yang lain.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, AHS menerima reward mobil mewah dari MeMiles. Bahkan, hasil pemeriksaan digital forensik terhadap rekening AHS, ada sejumlah aliran dana dari PT Kam and Kam.

“AHS tidak top up, tetapi ada aliran dana, masuk dan reward yang diterima. Nah inilah yang akan didalami. Berapa yang diterima. Sebagai apa. Sebab, dari haril pemeriksaan tidak ada sebagai member,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan didampingi Kabid Humas Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko dan Dirreskrimsus Kombes Gidion Arif Setyawan kepada awak media, Rabu (22/1/2020).

Dikatakan,  reward juga diterima istri AHS. Namun, bedanya, istri AHS tercatat sebaai member. Tak hanya itu, yang bersangkutan juga melakukan top up, layaknya member penerima reward  (hadiah) lainnya.

Diketahui, keluarga cendana AHS, memenuhi panggilan penyidik Subdit Indagsi  Ditreskrimsus Polda Jatim, Rabu (22/1/2020) sekitar pukul 10.20 WIB.  AHS diperiksa penyidik Polda Jatim berkaitan kasus investasi bodong, Memiles.

AHS diperiksa sebagai saksi. Berdasarkan keterangan saksi dan bukti digital forensik, AHS diketahui terlibat dalam investasi bodong tersebut.

“Hari ini Polda Jatim memanggil tiga orang saksi, yakni AHS, AN dan TJ. Tiga orang itu akan diperiksa, dimana yang ketiga orang itu ada kaitannya degan pemeriksaan saksi-saksi sebelumnya dan tersangka,” kata Kapolda.

Pemeriksaan para saksi akan terus dilakukan untuk membongkar secara tuntas bisnis bodong tersebut. Upaya ini kata Luki dilakukan untuk menyelamatkan aset milik member yang menjadi korban.

“Pada hari Selasa kemarin sudah Rp128,4 miliar yang kami sita. Insyaallah ini akan terus bertambah. Karena tim kami masih menelusuri orang-orang yang sedang kami dalami,” katanya.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *