Beranda Pengendara itu Tegang, Tak Disangka, Malah Disapa Santun Kapolres Sragen, Begini Ceritanya..

Pengendara itu Tegang, Tak Disangka, Malah Disapa Santun Kapolres Sragen, Begini Ceritanya..

0
Pengendara itu Tegang, Tak Disangka, Malah Disapa Santun Kapolres Sragen, Begini Ceritanya..

Version
Download 3
Total Views 4
Stock
File Size 1.41 MB
File Type unknown
Create Date 12 February 2019
Last Updated 12 February 2019
Download

tribratanews.polri.go.id, Sragen – Warga Sragen pagi, Selasa (12/02/2019) di buat tegang dengan adanya beberapa polisi berpakaian dinas lengkap, yang langsung menghampiri tiap pengendara di simpang empat alun alun Sragen.

Pagi diawali pukul 06.30 Wib, beberapa polisi sudah berada di perempatan. Setiap lampu menyala merah, pengendara di persimpangan itu terlihat tegang dan tepat berhenti di belakang garis marka.

 

Terlihat jelas raut tegang menghiasi sebagian besar pengendara motor yang kebetulan mendominasi barisan depan tepat di belakang marka. Rupanya perhatian mereka tertuju pada beberapa sosok polisi yang kemudian datang menghampiri pengendara.

Salah satu pejabat polisi itu kemudian turun menghampiri salah satu pria paruh baya pengendara motor di barisan tengah. Si bapak yang merasa lengkap dan tak melanggar pun terlihat harap-harap cemas.

 

Namun ia kemudian bisa bernafas lega karena pejabat polisi itu malah memberikan pesan dengan bahasa sangat santun. Kontan saja, bapak paruh baya itu malah tersenyum dan kembali ceria.

 

"Ngatos-atos njih Pak. Ndak usah ngebut, selalu taati rambu-rambu lalu lintas supaya selamat sampai tujuan," ujar polisi itu.

 

Kesantunan sang polisi itu malah membuat pria paruh baya itu tersipu. Tak hanya itu, polisi berseragam lengkap itu kemudian menghampiri seorang pria yang helmnya belum terkancing.

Si pria itu tampak gugup. Namun bukan dimarahi atau ditilang, dia malah dikancingkan pengait helmnya sembari dipesan untuk selalu mengenakan helm pengaman dengan baik dan benar.

 

Lagi-lagi pengendara itu pun malah berulangkali mengucap terimakasih kepada sang polisi.

Begitulah, kesibukan yang dilakoni sang polisi yang tak lain adalah Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan. Dan para pengendara pun hampir tak mengira jika yang memberi pesan ke mereka pagi itu ternyata adalah Kapolres.

 

Di sela kesibukan mengawali tugas, rupanya pucuk pimpinan di Polres Sragen itu masih menyempatkan waktu untuk terjun langsung ke lapangan melakukan pengamanan pagi atau police hazard (PH) di jam-jam sibuk masuk sekolah atau masuk kantor.

 

Kegiatan PH pagi itu bahkan sudah menjadi menu wajib yang dijalankannya semenjak bertugas di Polres Sragen.

 

"Kita ingin memastikan bahwa masyarakat dan pengendara di jalan raya bisa tertib berlalu lintas setiap paginya. Sambil sedikit kita selipkan imbauan-imbauan untuk senantiasa tidak melanggar rambu-rambu demi keselamatan bersama.

 

Mengapa? Karena keselamatan kita di jalan raya hanya 50 persen saja yang tergantung di kita dan 50 persen tergantung orang lain. Kadang kita sudah hati-hati, tapi gara-gara orang lain enggak, akhirnya kalau kecelakaan imbasnya juga bisa merugikan orang lain yang sebenarnya sudah tertib," tukasnya.

 

Lebih lanjut, Kapolres menguraikan giat PH pagi itu dilakukan setiap pukul 06.00 WIB hingga pukul 07.00 WIB. Hal itu dilakukan mengingat jam itu merupakan puncak arus kendaraan pagi yang sangat berpotensi terjadi kepadatan dan kerawanan.

 

Patroli pagi digelar dengan prioritas titik rawan padat dan rawan kecelakaan. Selain memantau kelancaran, giat PH pagi itu juga untuk memotivasi para personel yang bertugas menjalankan pengamanan pagi di sepanjang jalur utama Sukowati.

 

Dengan pengamanan yang intensif, ia optimis bisa menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk tertib berkendara sehingga akan mampu menekan angka kecelakaan.

 

Dalam giat PH pagi, Kapolres tak jarang didampingi Kasat Lantas AKP Dani Permana Putra. Termasuk giat PH tadi pagi.

 

AKP Dani menguraikan kegiatan PH pagi memang menjadi salah satu prioritas pelayanan di Polres Sragen. Hal itu dilakukan untuk menekan angka pelanggaran dan mencegah terjadinya kecelakaan.

 

Salah satu warga Karangmalang Sragen, Joko Piroso (58) yang tiap pagi mengantar anaknya ke sekolah di Sragen Kota, mengapresiasi positif program PH pagi itu. Menurutnya dengan makin banyak polisi yang diterjunkan mengamankan arus di pagi hari, hal itu membuat masyarakat lebih aman dan nyaman.

 

"Kalau ada polisi kan nggak ada yang berani ugal-ugalan. Dengan begitu semua akan lebih tertib dan kita berkendara pun jadi lebih tenang. Sangat bagus dan kami terimakasih pada pak Polisi yang setiap pagi terjun melakukan pengamanan. Pak Kapolres juga mau memimpin pengamanan di lapangan, itu juga luar biasa. Karena akan memberi teladan dan motivasi yang baik kepada jajarannya serta memberi rasa aman kepada masyarakat," tandasnya.

 

(Humas Polres Sragen)