Polres Bangka Selatan Buka Gerai Vaksinasi Pada Malam Hari Untuk Masyarakat

  • Version
  • Download 0
  • File Size 2.00 MB
  • File Count 1
  • Create Date 14 Oktober 2021
  • Last Updated 14 Oktober 2021

Polres Bangka Selatan Buka Gerai Vaksinasi Pada Malam Hari Untuk Masyarakat

humas.polri.go.id. (Babel)- Jajaran Polres Bangka Selatan menggelar vaksin massal di Simpang Tugu Nanas, Toboali, Bangka Selatan, Senin (11/10/2021) malam.

Kegiatan itu dilakukan sebagai upaya percepatan vaksin Covid-19 dan untuk mencapai herd Immunity masyarakat Basel.

Bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Bangka Selatan dan Puskesmas setempat. Kegiatan penyaluran tersebut dilakukan hingga malam hari.

“Untuk giat malam hari ini (Senin malam) antusias masyarakat sangat baik, malam ini malam ketiga sudah 400 dosis,” kata Kapolres Bangka Selatan, AKBP Joko Isnawan, Senin (11/10/2021) malam.

“Pada malam pertama (Sabtu) kita dapat 59 dosis, malam kedua (Minggu) 156 dosis, dan ini malam ketiga (Senin) dapat 185 dosis,” katanya.

Kata Jokis sapaan akrab Joko Isnawan, jenis vaksin yang disediakan digerai ini ada dua jenis Sinovac dan AstraZeneca.

Untuk jenis Sinovac, khusus disalurkan untuk dosisi kedua, sedangkan AstraZeneca dosis pertama.

“Jadi mau vaksin pertama dan kedua semuanya kami akan layani di gerai ini. Dan gerai ini dibuka setiap malam, sampai dengan masyarakat sudah divaksin semua,” katanya.

Selain itu, pihaknya juga menyediakan Doorprize kepada masyarakat yang vaksin. Selain dapat kesehatan yang beruntung mendapatkan hadiah setelah disuntik vaksin.

Hadiahnya berbagai macam, di antaranya, sepeda gunung, kompor gas, kipas angin, dispenser, dan lainnya.

“Gerai vaksin ini dibuka pada pukul 16.00 WIB, sesuai dengan permintaan masyarakat.”

“Untuk masyarakat Toboali Bangka Selatan, segera untuk divakin karena untuk kepengurusan kegiatan administrasi kedepan akan menggunakan sertifikat vaksinasi,” ucapnya.

Jokis juga menyebutkan untuk kegiatan serupa, akan memerintahkan kepada Polsek Jajaran untuk gencar melaksanakan penyaluran vaksinasi kepada masyarakat yang ada di wilayah hukum masing-masing.

“Untuk targetnya 500 orang, kalau sudah sampai 500 artinya antusias masyarakat sudah mulai meningkat, dan sudah sadar akan pentingnya kesehatan di Pandemi Covid-19  ini,” ucapnya.