Polres Pangkalpinang Peduli Penghijauan, 300 Mangrove Ditanamkan di Pesisir Pantai

  • Version
  • Download 0
  • File Size 188.00 KB
  • File Count 1
  • Create Date 11 Januari 2020
  • Last Updated 11 Januari 2020

Polres Pangkalpinang Peduli Penghijauan, 300 Mangrove Ditanamkan di Pesisir Pantai


humas.polri.go.id (Babel) Polres Pangkalpinang berserta Pejabat Utama Polres Pangkalpinang, melakukan penanaman sebanyak 300 pohon mangrove di Pantai Perempat Mati, Kelurahan Tanjung Bunga, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang, Jumat (10/1/2020) pukul 08.00 WIB.

"Ini bagian dari program Polri Peduli Penghijauan. Ada 300 pohon mangrove yang kami tanam. Sebelumnya, penanaman juga kami lakukan di Polsek Pangkalanbaru, " kata Kapolres Pangkalpinang, AKBP Iman Risdiono Septana, Jumat(10/2/2020) di lokasi penanaman mangrove.

Penanaman mangrove dilakukan bersama oleh jajaran Polres dan Polsek Bukitintan, kegiatan penanaman pohon ini diinisasi oleh Kapolri. Jadi pihak kepolisian yang ada di wilayah mengikuti kebijakan tersebut.

"Bapak Kepala Kepolisian Republik Indonesia, memberikan kebijakan untuk melakukan penghijauan di seluruh wilayah di Indonesia, untuk memberikan ruang hijau karena indonesia sebagai paru-paru dunia," kata Kapolres.

Kata Kapolres Pangkalpinang, Presiden juga memerintakan terkait penghijauan sehingga pihaknya melakukan hal tersebut untuk membuat penghijauan di wilayah hukum Polres Pangkalpinang.

Lebih lanjut, sebanyak 300 bibit mangrove yang ditanam di pesisir pantai ini, dengan tujuan mengatasi abrasi dari air laut, menghijaukan daerah yang gresang.

Program seperti ini akan tetap dilanjutkan, pihaknya juga akan perintah setiap masing-masing Polsek melakusanakan kegiatan seperti penanaman.

Kedepan, kata Kapolres Pangkalpinang akan mengajak pemerintah Kota, Kodim dan masyarakat untuk bisa bersama-sama menamam mangrove.

Ia berharap dengan bersama-sama menanam memberikan warisan kepada anak cucu, sehingga kedepannya bisa bermanfaat, bagi manusia dan tempat hewan laut berkembang biak di sana.

"Kepada masyarakat ikut menjaga, ekosistem laut dengan tidak menebang dan merusak mangrove yang ada dan yang baru ditanam ini, sehingga pantai tetap terjaga dengan baik," tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *