Beranda Polres Sragen Razia Penyekatan 4 Titik Jalur Rawan, Dukung Gladi Sispamkota Serentak...

Polres Sragen Razia Penyekatan 4 Titik Jalur Rawan, Dukung Gladi Sispamkota Serentak Polda Jateng

0
Polres Sragen Razia Penyekatan 4 Titik Jalur Rawan, Dukung Gladi Sispamkota Serentak Polda Jateng

Version
Download 0
Total Views 7
Stock
File Size 1.46 MB
File Type unknown
Create Date 13 March 2019
Last Updated 13 March 2019
Download

tribratanews.polri.go.id, Sragen – Menjelang pelaksanaan Pemilu, jajaran Kepolisian terus meningkatkan kesiapan pengamanan, diantaranya dengan penggelaran gladi sistim pengamanan kota ( Sispamkota). Gladi Sispamkota di selenggarakan secara serentak khususnya di Jawa Tengah, Rabu (13/03/2019)

Mendukung kegiatan sispamkota serentak itu, Polres Sragen menyelenggarakan pula kegiatan penyekatan di sejumlah empat titik rawan kabupaten Sragen. Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan dalam keterangannya melalui Kabag Ops AKP Yohanes Trisnanto mengatakan bahwa empat titik rawan itu diantaranya rest area masaran, akses masuk jalan Tol Sidoharjo, jalan raya Sragen Purwodadi tepatnya di depan mapolsek Kalijambe, dan jalan raya Sragen Plupuh tepatnya depan balai desa Sidokerto Plupuh, yang diasumsikan sebagai akses massa dari Sragen untuk bergabung di wilayah Solo.

 

“Pelaksanaan penyekatan gladi Sispamkota itu sendiri di gelar secara life oleh jajaran Soloraya, yang menghubungkan beberapa Polres jajaran, terpusat di halaman parkir pabrik gula Colomadu Solo, oleh Polda Jawa Tengah, “ terang AKP Yohanes.

 

Ia juga mengatakan simulasi atau gladi ini digelar untuk  mengetahui sejauh mana kesiapan anggota dalam menghadapi setiap kemungkinan, terjadinya gangguan kamtibmas menjelang Pemilu 2019.

 

Ada  puluhan personel yang diterjunkan dalam pelaksanaan Sispamkota itu. Mereka terdiri dari personel Satuan Reserse Kriminal, personel Satuan Lalu Lintas dan personel jajaran polres sragen.

 

Kabag Ops juga menghimbau agar seluruh personil yang terlibat simulasi sistim pengaman kota, memperhatikan SOP sesuai ketentuan, saat melakukan tindakan Kepolisian. Dalam simulasi itu, di peragakan beberapa adegan penanganan massa anarkhi, yang teridentifikasi membawa senjata tajam, adapula bendera ormas terlarang.

 

“ melalui simulasi ini pula, diharapkan sebagai sarana mengecek tindakan kepolisian yang di lakukan oleh personil, apakah sudah sesuai ketentuan ataukah belum. Kita cek, apabila belum sesuai ketentuan, maka harus kita luruskan dan tertibkan kembali, agar saat melaksanakan tugas yang sebenarnya, anggota Polres Sragen sudah benar benar siap, “ tegasnya.

 

(Humas Polres Sragen)